Yuk Bikin Resolusi di Tahun 2009


Sebuah survei dilakukan di Amerika mengenai resolusi yang selalu muncul dari tahun ke tahun. Ada beberapa resolusi yang dipilih oleh 50 persen dari peserta survei tersebut. Mau tahu?

1. Menghabiskan Waktu Lebih Banyak Dengan Keluarga
Satu tahun penuh bekerja terkadang membuat seseorang lupa banyak waktu terlewati bersama keluarga. Secara tak sadar, rambut pasangan mulai memutih, si kecil sudah mengucapkan kata pertamanya dan Anda tak sempat melihatnya. Di resolusi Tahun Barunya, banyak orang yang ingin lebih menyediakan waktunya untuk keluarga.

2. Olahraga Teratur dan Menurunkan Berat Badan
Aktifitas padat membuat Anda tak sempat berolahraga. Lemak pun menumpuk. Olahraga teratur akhirnya menjadi salah satu resolusi Tahun Baru terfavorit. Berolahraga tentu saja salah satu tujuannya untuk menurunkan berat badan. Bentuk badan bagus pun menjadi resolusi tahun baru terfavorit.

3. Berhenti Merokok.
Bahaya merokok tampaknya tak perlu lagi dijabarkan. Namun walau mengaku mengerti akan risiko merokok, tetap saja banyak orang yang tak bisa menjauhkan diri dari kebiasaan merokok. Walaupun begitu ternyata banyak orang yang memasukkan 'berhenti merokok' dalam resolusi tahun barunya.

4. Ingin Menikmati Hidup
Stres serta tekanan hidup yang terjadi selama setahun membuat seseorang memasukkan 'Ingin Menikmati Hidup' dalam resolusi tahun barunya.

5. Kurangi Hutang
SIfat boros di Tahun Lalu membuat Anda 'bangkrut'. Di tahun yang baru, Anda ingin lebih disiplin dalam pengeluaran. Kurangi hutang pun jadi resolusi favorit.

Apakah resolusi di atas merupakan resolusi Anda dalam menyambut Tahun Baru?

Sumber : Amelia Ayu Kinanti -DetikHOT

MEMBANGUN INTEGRITAS

Di sekolah kehidupan saya belajar bahwa setiap orang perlu membangun integritas dirinya, agar ia dimungkinkan membangun integritas kelompok dan organisasi di mana ia berada, yang pada gilirannya dapat pula menyumbang kearah pembentukan integritas masyarakat bangsa. Caranya adalah dengan: pertama, menunjukkan kejujuran dan berani berbicara sesuai kenyataan; kedua, menepati janji atau melakukan apa yang dijanjikan dan tidak membocorkan rahasia; dan ketiga, bertindak konsisten dalam arti menyatukan kata dengan perbuatan.

Di sekolah kehidupan pula saya belajar bahwa secara praktik barangsiapa yang pernah berbohong; atau pernah ingkar janji; atau pernah mengkhianati kepercayaan orang lain, memenuhi syarat untuk disebut munafik. Sebab dalam agama kita (Islam) mengajarkan kepada kita bahwa tiga ciri manusia munafik adalah: apabila ia berbicara, ia bohong; apabila ia berjanji, ia ingkar; dan apabila ia diberi kepercayaan [amanah], ia berkhianat. Dan saya merasa bahwa penjelasan mengenai tiga ciri kemunafikan itu begitu operasional dan praktis.

Sedemikian operasionalnya pengertian orang munafik di atas, maka setiap orang langsung dapat menjawab apakah ia PERNAH munafik, KADANG-KADANG munafik, SERING munafik, atau SELALU munafik. Ibarat warna, putih seratus persen dapat dianggap simbol orang yang tidak munafik; abu-abu untuk yang PERNAH berbohong; agak hitam untuk yang SERING berbohong; dan hitam legam untuk yang SELALU berbohong.

Apa hubungan antara integritas dan kemunafikan? Mungkin ini, integritas adalah musuh kemunafikan, atau sebaliknya. Artinya, saya tidak bisa membangun integritas sambil mempertahankan kemunafikan saya. Saya harus meninggalkan yang satu untuk mengembang-kan yang lain. Seumpama menentukan arah berjalan, saya tidak bisa memilih ke timur dan barat sekaligus.

Lebih lanjut, pembelajaran di sekolah kehidupan memperhadapkan saya dengan kenyataan ini: tidak sulit untuk bersepakat bahwa integritas adalah salah satu karakter terpuji, sementara munafik adalah salah satu karakter tercela; yang sulit adalah mendemonstrasikan karaker terpuji secara konsisten dalam seluruh aspek kehidupan. Dengan lain perkataan, menjadi seseorang yang punya integritas tinggi ,itulah yang sulit.

Grafik - Grafik Kehidupan

Hidup berkualitas akan kita miliki jika kita dapat memperoleh hal-hal berikut ini di dalam hidup kita sesegera mungkin, sedini mungkin :

  • Memiliki hubungan yang bagus dan indah dengan Sang Maha Pencipta
  • Memiliki kebebasan finansial, dengan mempunyai rasio kemakmuran lebih besar dari satu
  • Memiliki kebebasan waktu untuk bisa menikmati hidup dalam arti yang paling positif
  • Memiliki banyak kawan positif yang jumlahnya selalu bertambah setiap saat
  • Sehat jasmani, rohani dan pikiran
  • Selalu berpengharapan besar
  • Bebas dari rasa takut dan khawatir
  • Sangat berguna bagi sesama
  • Bisa tersenyum sepanjang waktu alias hidup bahagia

Nah,kira-kira akan seperti apa bentuk grafik kehidupan orang-orang yang sudah berhasil mendapatkan sembilan poin kehidupan berkualitas tadi?
Tak tertarikkah kita untuk mencocokkannya dengan grafik kehidupan milik Kita sendiri saat ini?