Asep Muhsin Mengucapkan :




Asep Muhsin Production
( dari KapanLagi.com)

Hari Perdamaian Dunia di Istora Senayan

Akhirnya datang juga Asep Muhsin ke Jakarta, atas undangan sahabat-sahabat Manajemen Tagana Indonesia, Asep Muhsin ke Jakarta tiada lain pastinya punya seabreg agenda, nah agenda kegiatan yang sekarang yakni Menghadiri Acara Peringatan Hari Perdamaian Dunia di Istira Senayan Jakarta.


Hadir juga pada saat itu Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memukul gong sebanyak tiga kali sebagai tanda peringatan Hari Perdamaian Dunia di Indonesia, bertempat di Istora Senayan Jakarta, Selasa (23/9) siang. Presiden SBY datang mengenakan baju safari berwarna coklat lengkap dengan tanda penghargaan di dadanya dan peci legiun veteran berwarna kuning. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan program perdamaian dengan tema "Veteran, Pemuda, Patriot Perdamaian" yang dimulai pada 14 Juli 2008.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta bagi para pahlawan yang telah mendahului, dipimpin Ketua Umum DPP Legiun Veteran RI (LVRI) Letjen TNI (purn) Rais Abin. Dalam laporannya, Rais Abin menjelaskan prakarsa legiun veteran pada acara ini dikaitkan dengan dicanangkannya Hari Perdamaian Sedunia sejak tahun 1981 oleh PBB. "Para veteran dari 89 negara yang terdiri dari 180 organisasi dengan 30 juta anggota, termasuk Legiun Veteran RI, melalui federasi veteran sedunia ikut mendukung amanah tersebut. Kecewa karena setelah 35 tahun setelah perang dunia kedua berakhir dunia tetap diganggu berbagai macam konflik," kata Rais Abin.

Rais Abin juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian Presiden SBY kepada para veteran sehingga mereka merasa tidak pernah ditinggalkan.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan PBB di Indonesia, El-Mustafa Benlamlih, yang membacakan pesan Sekjen PBB mengatakan bahwa pemerintah Indonesia dapat berbangga hati atas kontribusinya pada perdamaian global. "Suatu perjalanan yang panjang dibutuhkan untuk menuju perdamaian dan PBB sebagai mitra anda siap memberikan dukungan," ujar El-Mustafa.

Presiden SBY menegaskan bahwa peingatan Hari Perdamaian Dunia penting karena perdamaian abadi sebagaimana yang dicita-citakan piagam PBB dan UUD 1945 masih jauh dari jangkauan. "Konflik, baik konflik lama maupun konflik baru, dan kekerasan masih banyak terjadi di beberapa penjuru dunia. Lebih dari 11 ribu senjata nuklir masih beroperasional, ribuan tentara anak-anak dan ratusan ranjau darat masih tersebar di zona konflik," seru SBY.

Karena itulah Presiden SBY menyambut baik inisiatif Sekjen PBB Ban Ki-moon yang melancarkan kampanye, mengirim sms ke seluruh dunia. "Saya bacakan sms-nya, pada tanggal 20 September Hari Perdamaian Internasional saya mengimbau semua pemimpin dunia dan rakyat di seluruh dunia untuk bergabung melawan konflik kemiskinan, kelaparan dan memperjuangkan hak-hak asasi manusia untuk semuanya," ujar SBY.
Rombongan Tagana Kabupaten Cianjur

Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensos Bachtiar Chamsyah beserta Pasukan TAGANA, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkominfo M. Nuh dan Menneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta.