PENGORBANAN UNTUK CINTA - SEBUAH PENGALAMAN

Hari Jum'at ini aku mengawali semua aktifitas dari sebuah kotak elektronik yang sering kita sebut dengan Komputer, entah kenapa komputer dan internet telah menjadi bagian dari aktifitas sebuah kehidupan organisasi pribadi saya, sekalipun demikian banyak pengorbanan yang sering saya keluarkan hanya demi sebuah hobi dan tentunya menggapai cita-cita.

Seperti biasa, setiap pagi hari selesai Sholat Subuh saya harus berteriak dan membulatkan tekad bahwa saya hari ini harus benar-benar lebih bermanfaat dari hari kemarin, toh hasilnya memang hari demi hari saya mendapatkan yang sedikitnya dapat bermanfaat untuk orang lain ( tak usah tahulah apa itu ).
Sobat sekalian, hari ini saya ingin mengajak anda untuk berpikir dan berbicara tentang sebuah Pengorbanan dalam hidup kita, tentu anda tahu seperti apa pengorbanan dan beratkah kita untuk mengorbankan hal itu, mungkin anda telah memiliki pengalaman lebih dari saya tentang sebuah pengorbanan, apakah itu demi keluarga, sahabat, siapapun yang ujungnya ternyata setelah saya renungi berhari-hari Pengorbanan Kita adalah Untuk CINTA.
Terus terang, berbicara Cinta saya bukan orang yang pandai dan ahli, bahkan dalam memikat wanitapun tak bisa, hingga saat ini aku masih Jomblo di usia 26. Tapi mari kita semua klasifikasikan, ada berapa jenis pengorbanan sih....? nah saya terus belajar dari hari kehari mencari sebuah makna pengorbanan, saya temukan beberapa pengorbanan yang secara umum saya lakukan diantaranya adalah Waktu, Uang dan Kekuatan baik Jasmani maupun Rohani.


Di dalam sebuah organisasi, keluarga, ingin menuju keberhasilan harus melewati jalur pengorbanan yang tadi saya sampaikan, jika anda ingin kuliah dan berprestasi tetap anda harus mengorbankan Waktu, Uang, dan Kekuatan. Anda menyukai seseorang lalu ingin memperisteri nya pasti harus melalui jalur pengorbanan ini Time, money and Power.

Inspirasi saya dalam jenis pengorbanan telah saya buktikan saat ini, contoh untuk bisa cepat menikah saya harus melewati tiga pengorbanan tersebut; bagaimana saya harus mencari uang dengan mengorbankan uang yang saya miliki untuk mencapai tujuan saya menikah, bagaimana saya harus menyisihkan waktu untuk melakukan pendekatan, mencari uang juga, dan bermimpi untuk segera menikah, bagaimana saya harus mengeluarkan semua kekuatan perasaan disaat teman-teman kita sudah menikah sementara kita belum, atau kita juga harus mengeluarkan tenaga dan kekuatan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan dan ujung-ujungnya semuanya UNTUK CINTA.


Orang yang sudah menikah dia akan mengorbankan tiga hal tersebut Demi cinta kepada isteri dan anak, Orang yang kuliah harus mengorbankan tiga hal tersebut demi Cinta pada Orang tua dan dirinya, Orang Tua harus mengorbankan tiga hal tersebut demi Cinta pada Anak-anaknya, Guru mengorbankah Tiga Hal demi Cinta pada murid-muridnya, Seorang direktur siapapun pasti melibatkan Jenis Pengorbanan ini.

Semoga Bermanfaat.

Kisah Seorang Perempuan Yang Bermimpi Mengenai Mati dan Diazab

Satu kisah benar seorang perempuan yang bermimpi mengenai mati dan diazab di dalam kubur.... dan skrg telah mendapat petunjuk dari Allah.

satu malam aku tidur dan bermimpi sudah menjadi mayat...masa sakaratul maut memang menyakitkan dan roh ku tetap berdiri disebelah jasad dan menangis mengenangkan nasib dah menjadi mayat menyesal dan takut.....aku melihat jasad ku dimandikan dan dikapankan.....dan dihantar untuk disolatkan selepas aku sudah tiada disitu sampai dikebumikan.... aku mendengar talkin dibacakan....dan selepas 7 langkah terakhir suami ku meninggalkan kubur ku....lalu datanglah malaikat (tapi aku tak nampak malaikat tu tapi hanya dengar suaranya je) menyoalku dengan baik dalam bahasa arab aku faham soalan yang diajukan....(dialam kubur... Allah akan memberi kefahaman untuk memahami bahasa arab yang disoal malaikat) tapi tak tau apa nak dijawab mulut ku pula tertutup rapat seperti digam dan aku sebenarnya nak bagi tau yang aku tak tau jawapannya....masa tu aku dipukul dengan tali yang daripada petir dan kilat....aku dipukul sampai hancur dan jatuh daging dari jasad dan terbenam dalam tanah tempat ku duduk (masa malaikat soal aku sedang duduk bukan baring) lalu malaikat menarik rambut ku keluarkan dari dalam tanah yang terbenam dan tercantum semula daging yang hancur tadi tapi sakit dan perit sekali memang tak dapat dilupakan.....aku nangis menjerit kesakitan sambil menyebut Allah hu akbar sakitnya kenapa aku siksa macam ni sedangkan semasa aku hidup aku taat pada perintah allah dan suami (masa itu tiba-tiba mulut ku boleh berkata).......Pada masa tulah aku dengar suara malaikat yang menakutkan itu bagi tau kamu memang taat pada suami.....dan kamu memang solat adakah solat kamu benar2 ikhlas dengan Allah...dan kamu tak pernah dakwah dengan jiran2 ,sedara2,adik beradik walaupun kamu tahu mereka buat dosa dan mereka tidak menutup aurat dengan sempurna....dan lalai dari mengingati allah....(barulah aku sedar dengan dosa yang aku lakukan..... (dan teringat pula di dunia masa aku tengok tv dan bila mendengar azan aku fikir solat boleh qadak kerana cerita di tv belum habis nanti tak tau pula kesudahannya....dan terkadang aku fikir baru je solat nak solat lagi....dan rajin dengar radio mencari hiburan didunia yang melalaikan).....pada masa diazab aku merayu untuk dihidupkan kembali dan aku memanggil ya Allah ampunkan dosa ku aku tak tau pasal tu semua, kalau aku tau aku tak buat.....ya Allah hidupkanlah aku 1 kali je lagi aku janji takkan lalai lagi....dan aku dipukul untuk kali ke2 dengan soalan yang sama dan aku tetap merayu tanpa jemu kerana tak tahan dengan siksaan kubur ku....malaikat berkata dengan suara yang menakutkan semua ahli neraka minta perkara yang sama iaitu minta dihidupkan semula tetapi tidak akan dilayan kerana didunialah tempat menentukan segalanya....aku tetap merayu....selepas itu aku terdengar satu suara beritahu bagi kesempatan sekali lagi untuknya....dan ketika itu malaikat memukul ku lalu aku tercampak dari kubur ku yang meletup dengan kain kapan yang masih berdarah......aku tersentak bangun dari tempat tidur dan aku terasa tubuh ku seperti baru di tuang air panas dasyat sekali walaupun mimpi tetapi terasa seperti benar2 terjadi....aku menangis tanpa henti2...dan memohon keampunan dari allah keatas dosa yang telah aku lakukan..... selepas tu aku mejalani kehidupan seperti biasa tanpa rasa apa lagi iaitu masih tengok tv dan dengar radio...masa aku sedang tengok tv satu suara tanya dengan ku dimana janji kamu aku tersentak dan terus matikan tv dan beristifar.....malam tu aku bermimpi suara tu suruh aku tepati janji ku masa dialam barzakh.... Tidak lama selepas mimpi itu saya kini dapat mendengar suara malaikat yang akan menegur saya jika membuat salah dan akan menasihati saya bila ada kemuskilan.. sebagai contoh, saya lengahkan solat, suara tu akan ingatkan balik janji dari dalam kubur, jika lalai dan lagha, suara tu akan sound supaya tidak lagha.., bila di tanya suara siapakah ini?, maka suara itu mengaku bahawa dia adalah malaikat dari alam hakikat dan dipesan supaya jangan lalai.. maksud lalai aku dilarang tengok tv dan dengar radio kerna itu hiburan dunia yang kita asyik sekali sampai lupa Allah....esoknya radio aku didapur aku buang dan hifi aku pula tiba2 tak boleh mendengar siaran radio(Allah sentiasa kasihkan hambanya supaya tidak lalai mendengar radio) cuma boleh mainkan cd je hifi tu,dan lepas itu aku menggunakan hifi itu untuk mendengar nasyid...kerana aku fikir takpelah boleh dengar nasyid dan suara tu tetap ingatkan ku… boleh dengar nasyid yang memuji Allah dan zikir....lebih eloknya zikir sendiri bukan dengar radio ikut zikir....dan disuruh menutup yang sebenar2 aurat dengan sempurna dan disuruh membaca tafsir alquran sebenar2 firman allah dan hadith rasullullah untuk berdakwah bukan main ikut suka hati nak berdakwah ikut hadith yang tak sahih...

Antaranya:-

- saya bukan di utus untuk berdakwah(diutus hanya untuk para nabi dan rasul), tapi di perintah oleh Allah untuk berdakwah dan dipesan kepada saya bahawa dosa saya tetap akan dihisab dan saya hanyalah sebagai manusia biasa yang diberi peringatan oleh Allah untuk khabarkan apa yang diperlihatkan oleh Allah kepada saya untuk disampaikan kepada ummat Muhammad sebelum terlambat.

- kita semua juga disuruh berdakwah antara satu sama lain dan disuruh menyayangi umat Nabi Muhammad seperti Nabi Muhammad menyayangi umatnya.

- Alif Lam Min bermaksud, Alif untuk Allah, Lam untuk Jibrail, Mim untuk Muhammad.bermaksud kitab ini daripada Allah diturunkan kepada jibril dan diwahyukan kepada nabi muhammad s.a.w. kitab ini alquran tidak ada keraguan padanya jadi petunjuk bagi orang2 yang bertakwa.

- Alif Lam Raa bermaksud, Alif untuk Allah, Lam untuk Jibrail, Raa untuk Rasulullah.bermaksud kitab ini daripada Allah diturunkan kepada jibril dan diwahyukan kepada Rasulullah s.a.w. Itulah ayat ayat kitab yang terang. Sesungguhnya telah kami turunkan quran dalam bahasa arab, mudah mudahan kamu memikirkannya.

- Alif Lam Min Raa bermaksud, Alif untuk Allah, Lam untuk Jibrail, Mim untuk Muhammad, Raa untuk Rasulullah bermaksud kitab ini daripada Allah diturunkan kepada jibril dan diwahyukan kepada Muhammad Rasulullah s.a.w. Itulah ayat ayat kitab apa apa yang diturunkan kepada engkau (Muhammad s.a.w) dari tuhanmu adalah benar. Tetapi kebanyakkan manusia tiada mahu beriman.

- Doakan orang islam yang telah meninggal dunia didalam kubur supaya di ampunkan oleh Allah, termasuk dosa syirik.(dosa syirik yang dimaksudkan adalah syirik kecil yang tak disengajakan seperti pantang-pantang yang dicipta manusia(contoh org mengandung tak boleh duduk depan pintu,makan ubat... dan percaya ubat boleh baikkan sakit - dan semua yang mengenai bid`ah dan syirik kerana mereka tidak yakin pada Allah iaitu qadaq dan qadar Allah... pasal syirik dan bid`ah ni siksaan tentang ini amat pedih) dan disuruh minta ampun pada Allah atas dosa syirik kecil untuk org yang meninggal dunia adalah kerana mereka telah meninggal dunia dan tidak akan dapat kembali lagi kedunia untuk bertaubat... oleh itu kita disuruh beramai ramai mendoakan atas kesalahan yang tidak disengajakan itu.... dan diberi peringatan bahawa tugas kita hanyalah mendoakan sahaja dengan ikhlas dan tidak boleh berharap dan tugas Allah yang mengampuni semua dosa tak tersengaja oleh ahli kubur islam itu....Dosa yang menyekutukan Allah (syirik yang besar) Allah memang tak akan ampunkan.... (contoh... seperti yang semua sedia maklum yang sudah diketahui oleh semua org) Seksaan Allah amat pedih bagi yang engkar dengan perintah Allah.

- Dan disuruh mengikut sebenar benar cara Rasulullah s.a.w buat.... dan diperingatkan bahawa umat akhir zaman ini belum tentu dapat masuk syurga kerana manusia skrg ini dah semakin jauh dari ajaran islam yang dibawa Rasulullah s.a.w dan terlalu ke arah hiburan yang melalaikan dari mengingati Allah dan tidak sama dengan apa yang diajarkan Nabi Muhammad s.a.w....(maksudnya disuruh mengikuti sunnah rasulullah 100% dengan banyak berzikir dan mengingati Allah setiap masa untuk mencapai kejayaan di akhirat tanpa hiburan yang melalaikan dan melekakan daripada mengingati Allah)

- Tidak boleh bunuh orang kapir sewenang-wenang.

- Banyakkan baca Tafsir Al-Quran(maksudnya membaca quran sambil mengetahui maksudnya), dan berhati hati merujuk hadith.

- Kerahmatan Allah mendahului Kemurkaan Allah.dan kiranya sesiapa bertanya tentang ku (Allah) katakanlah aku terlalu hampir dengan mereka.

- Disuruh mendidik anak dengan islam yang sebenarnya bermula dari kecil dan disuruh mengajar anak tentang kasih sayang Allah terhadap hambanya.

- setiap kali kita berdoa haruslah ditambah "Dengan Rahmat Allah" (seperti contoh... Ya Allah ampunkanlah dosaku dengan rahmatmu Ya allah....)

- Sekira kamu ditimpa musibah dan sakit berdoalah kepada Allah supaya diampunkan dosa kamu... bukan diminta "baikkan" sakit atau mengeluh.... kerana dengan rahmat Allah.... setiap sakit dan musibah itu adalah satu penghapus dosa didunia untuk hamba2nya...

- Seorang manusia yang melalaikan manusia yang lain daripada mengingati Allah akan di azab dengan teruk. siksaan Allah amatlah pedih sekali. dengan kehendak Allah juga saya juga telah diperlihatkan tentang siksaan azab kubur melalui mimpi bagi orang yang melalaikan org lain daripada mengingati Allah.... yang mana kubur mereka amat sedih sekali saya melihat siksaan kuburnya yang terbakar dengan api yang membakar dan dipukul dengan azabnya sehingga berdarah darah.... sebagai peringatan untuk tidak melalaikan manusia lain daripada mengingati Allah... seperti contoh untuk tidak mengaibkan nama sesiapa cukuplah saya memberitahu ianya adalah pelakon, penyanyi, dj yang telah meninggal dunia tanpa sempat bertaubat kepada Allah dan semua manusia yang melalaikan manusia lain dari mengingati Allah... saya amat kasihan sekali melihat mereka kerana mereka bermohon kepada Allah agar diampunkan dosanya dengan kata kata "Ya Allah ampunilah aku, kembalikan lah aku kedunia agar aku dapat bertaubat,ampunkan dosa aku kerana aku telah melalaikan ramai manusia daripada mengingatimu Ya Allah kerana aku tidak tahu dan aku fikir itu hanyalah sekadar hiburan dan bukanlah dosa besar" bagi yang telah membaca kisah ini... saya merayu kepada semua untuk mendoakan mereka semua dengan ikhlas kepada Allah agar dengan rahmat Allah mereka semua diampunkan dosa dosa kecilnya bagi meringankan azab kubur mereka.(cuba bayangkan diri saudara dan saudari sekalian berada ditempat mereka skrg ini… kasihanilah mereka dengan mendoakannya)

- Dan diberitahu kepada saya juga... bagi pelakon, penyanyi atau seperti contoh diatas yang telah meninggal dunia... selagi manusia skrg ini menonton filemnya selagi itulah mereka kena azab dan dosanya semakin banyak seramai manusia yang menontonnya atau menyanyikan nya... ( saya juga merayu kepada semua org.... jangan lah melihat cerita pelakon dan penyanyi terbabit yang telah meninggal dunia...(kasihanilah mereka diazab oleh Allah... mereka telah meninggal dunia dan tidak dapat kembali ke dunia... doakan lah mereka dengan ikhlas kepada Allah)

- Apa yang Allah diperlihat kan kepada saya semua ini adalah sebagai tanda peringatan kepada saya, keluarga saya dan semua manusia. dan saya tetap manusia biasa dan dipesan kepada saya juga dosa saya juga tetap akan dihisab dan saya hanya disuruh menyampaikan sahaja kepada semua hambanya apa yang disuruh malaikat atas perintah Allah s.w.t seperti Firman Allah ini :

Wahai Ahli Kitab! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul kami (Muhammad s.a.w) yang menerangkan kepada kamu (akan syariat Islam) ketika terputusnya (kedatangan) Rasul-rasul (yang diutus), supaya kamu tidak (berdalih) dengan berkata (pada hari kiamat): Tidak datang kepada kami seorang pun pembawa berita gembira dan juga pembawa amaran (yang mengingatkan kami). Kerana sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang pembawa berita gembira dan juga pembawa amaran dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. (surah maidah ayat 19)

- Disuruh meyampaikan kepada semua wanita termasuk saya sendiri bahawa tidak boleh menggunakan tudung bentuk v kerana boleh menampakkan perhiasan dada wanita dari tepi dan disuruh memakai tudung bulat hingga menutupi semua bentuk perhiasan dada wanita dan wajib taat pada perintah Allah agar berjaya diakhirat.

- Tidak boleh melengahkan solat dan disuruh menyuruh hambanya agar menjaga solatnya.(maksudnya hendak atau tidak disuruh juga solat kerana Allah akan membayar segalanya pada akhirat nanti)

- Kasih Sayang Allah amat besar mengatasi kemurkaannya.

- Allah akan tujuki Kepada sesiapa yang Allah kehendaki(bermaksud Allah lebih mengetahui isi hati manusia apakah mereka ikhlas kepada Allah dan cintakan Allah) dan Allah tak pernah pilih kasih terhadap hambanya.

- Jangan berdakwah tentang ancaman semata mata.katakan Allah maha pengasih dan pengampun.

- Khabarkan kepada pendosa bahawa tiada dosa yang tidak dapat Allah ampunkan, sesungguhnya Allah Maha pengampun ,maha penyayang lagi maha mengasihani hambanya asal kamu bertaubat.(seperti PERUMPAMAAN bukan PERSAMAAN ... jika kamu mempunyai anak dan kamu kasihkan anak kamu... tidakkah kamu terfikir bahawa Allah yang menciptakan kita dan Allah lebih menyayangi hambanya melebihi 70 kali ganda dari seorang ibu atau bapa menyayangi anaknya. (seperti dalam satu hadis rasulullah s.a.w ada menyatakan tentang 70 kali ganda kasihnya Allah terhadap hambanya)

- Janganlah riak dengan amalan kita dan disuruh membimbing kepada yang lain. .....dan disuruh rujuk surah albaqarah ayat 137,153,156,157,159,168,186

,208,224,225,257,269,272, surah al maaidah ayat 16,48,al an'aam ayat 9,16 semua surah ali imran ,surah yusuf ayat105,106,107 surah ar ra'ad ayat 2,11,15,19,20,21,25,26,28,31,37,40, dan banyak lagi surah sebenarnya tapi tak pelah ini yang memang penting dikongsi bersama....

- Semasa berita nurin disiarkan suami aku tak kasi anak-anak ku gi kedai aku pulak memang malas nak keluar....tengah aku susah hati malaikat tu datang bagitau tak payah susah hati boleh suruh anak kamu gi kedai pastu berdoalah kat Allah ya Allah aku serahkan anak2 ku dibawah lindungan mu ya Allah selamatkanlah anak2 ku dengan rahmat mu ya Allah dan suruh anak2 kamu baca suruh surah an nas dan falaq pergi dan balik tanpa ragu dan yakin dengan Allah.

- Dan satu lagi pesan rasulullah dalam mimpi saya (ya ini dari Allah juga )kalau nak berjaya diakhirat ikutlah petunjuk alquran dan sunnah ku sunnah Rasulullah......

- Semua petunjuk yang diberikan adalah untuk menyuruh manusia lain dan saya sendiri agar mengikuti ajaran islam yang sebenarnya agar mencapai kejayaan akhirat dan agar tidak menangis di akhirat. Dan Saya juga berharap agar supaya tidak mempercayai saya kerana mahluk yang diciptakan Allah memang tiada kuasa langsung tetapi percayalah pada Allah yang membuat semua ini. Dan semua yang berlaku pada saya hanyalah kehendak Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

Dan mereka pula bersumpah dengan nama Allah, dengan menegaskan sumpah mereka bersungguh-sungguh, bahawa sesungguhnya jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat (sebagaimana yang mereka minta itu), tentulah mereka akan beriman kepadanya. Katakanlah (wahai Muhammad): Bahawa soal mendatangkan mukjizat-mukjizat itu hanyalah Allah yang menentukannya dan kamu tidak menyedari (wahai orang-orang Islam), bahawa apabila mukjizat-mukjizat (yang mereka minta) itu datang, mereka juga tidak akan beriman. (Surah Al-An`am : Ayat 109)

Dan kami palingkan hati mereka dan pemandangan mereka sebagaimana mereka telah tidak (mahu) beriman kepada (ayat-ayat Kami ketika datang kepada mereka) pada awal mulanya dan Kami biarkan mereka meraba-raba di dalam kesesatannya dengan bingung. (Surah Al-An`am : Ayat 110)

Dan jika Kami turunkan malaikat pun kepada mereka dan orang-orang yang mati (hidup semula lalu) berkata-kata dengan mereka dan Kami himpunkan pula tiap-tiap sesuatu di hadapan mereka (untuk menjadi saksi tentang kebenaran Nabi Muhammad), nescaya mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika dikehendaki Allah; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenar). (Surah Al-An`am: Ayat 111)

Ps: segala bentuk penulisan diambil secara langsung dari kata katanya… harap diampunkan saya jika tersilap menaip disini dan pada Allah saya memohon ampun jika saya tersilap.

dan jika dilihat orangnya... dia teramat mencintai Allah dan Rasulnya... (macam rabiatul adawiyah pula)... maka tidak mustahil bagi Allah mengurniakan nikmatnya untuk hamba hamba yang taat padanya.

insya Allah... jika diizinkan suaminya nanti aku ambik videonya untuk dimasukkan ke sini... kerana skrg ni kalau dia menceritakan azab yang menimpanya pasti dia akan menangis... atas sebab itu aku delaykan dulu sesi pengambarannya....

Sumber : Hidayah

Pengemis Itu Suamiku Yang Dulu !

Ada seorang laki-laki yang sedang makan bersama istrinya. Mereka berdua sedang menyantap ayam panggang. Tiba-tiba datang seorang pengemis. Laki-laki tersebut keluar lalu menghardik dan mengusir pengemis. Selang beberapa lama laki-laki tersebut jatuh bangkrut. Kekayaannya habis seningga dirinya harus bercerai pula dengan istrinya.


Setelah wanita tersebut bercerai dari suaminya, ia menikah dengan seorang laki-laki lain. Suatu hari ia sedang makan bersama suaminya. Makanan yang mereka santap adalah ayam panggang. Pintu rumah mereka ada yang mengetuk dan ternyata seorang poengemis.

Suami wanita ini berkata kepadanya, “Berikan ayam panggang ini kepada dia!” Si wanita tersebut keluar untuk memberikan ayam panggang. Ternyata, peminta-minta yang datang tersebut adalah mantan suaminya yang pertama. Ia memberikan ayam panggang tersebut dan segera kembali ke dalam rumah sambil menangis. Suaminya bertanya mengenai penyebab tangisannya. Ia menceritakan bahwa peminta-minta yang tadi itu adalah bekas suaminya yang dulu-tidak lupa ia pun menceritakan bagaimana kisah suaminya yang pernah mengusir peminta-minta ketika sedang makan seperti yang sedang mereka lakukan. Suami wanita tersebut berkata, “Engkau jangan heran, demi Allah saya ini adalah peminta-minta yang dulu diusir olehnya!”

The secret of secrets, Abdul Qadir al Jaelani

Suatu hari Shaikh Abdul Qadir al Jaelani dan beberapa murid-muridnya sedang dalam perjalanan di padang pasir dengan telanjang kaki. Saat itu bulan Ramadhan dan padang pasirnya panas. Beliau mengatakan:
Aku sangat haus dan luar biasa lelahnya. Murid-muridku berjalan di depanku. Tiba-tiba awan muncul di atas kami, seperti sebuah payung yang melindungi kami dari panasnya matahari. Di depankami muncul mata air yang memancar dan sebuah pohon kurma yang sarat dengan buah yang masak. Akhirnya datanglah sinar berbentuk bulat, lebih terang dari matahari dan berdiri berlawanan dengan arah matahari. Dia berkata, "Wahai para murid Abdul Qadir, aku adalah Tuhan kalian. Makan dan minumlah karena telah aku halalkan bagi kalian apa yang aku haramkan bagi orang lain!" Murid-muridku yang berada didepanku berlari ke arah mata air itu untuk meminumnya, dan kearah pohon kurma untuk dimakannya. Aku berteriak kepada mereka untuk berhenti, dan aku putar kepalaku ke arah suara itu dan berteriak, " Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk!"

Awan, sinar, mata air dan pohon kurma semuanya hilang. Syaitan berdiri dihadapan kami dalam rupanya yang paling buruk. Dia bertanya, "Bagaimana kamu tahu bahwa itu aku? Aku katakan pada syaitan yang terkutuk yang telah dikeluarkan Allah dari rahmatNya bahwa firman Allah bukan dalam bentuk suara yang dapat didengar oleh telinga ataupun datang dari luar. Lebih lagi aku tahu bahwa hukum Allah tetap dan ditujukan kepada semua. Allah tidak akan mengubahnya ataupun membuat yang haram menjadi halal bagi siapa yang dikasihiNya.

Mendengar ini, syaitan berusaha menggodanya lagi dengan memujinya, "Wahai Abdul Qadir," katanya, "aku telah membodohi tujuh puluh nabi dengan tipuan ini. Pengetahuanmu begitu luar dan kebijakanmu lebih besar daripada nabi-nabi itu!" Kemudian menunjuk kepada murid-muridku dia melanjutkan, " Hanya sekian banyak orang-orang bodoh saja yang menjadi pengikutmu. Seluruh dunia harusnya mengikutimu, karena kamu sebaik seorang nabi."

Aku mengatakan, " Aku berlindung darimu kepada Tuhanku yang Maha mendengar dan Maha mengetahui. Karena bukanlah pengetahuanku ataupun kebijakanku yang menyelematkan aku darimu, tetapi hanya dengan rahmat dari Tuhanku."

Khaulah Binti Tsa’labah

Khaulah Binti Tsa’labah (Wanita Yang Aduannya Didengar Allah Dari Langit Ketujuh)

Beliau adalah Khaulah binti Tsa`labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa`labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin Shamit r.a yang beliau menyertai perang Badar dan perang Uhud dan mengikuti seluruh perperangan yang disertai Rasulullah saw. Dengan Aus inilah beliau melahirkan anak laki-laki yang bernama Rabi`. Khaulah binti Tsa`labah mendapati suaminya Aus bin Shamit dalam masalah yang membuat Aus marah, dia berkata, “Bagiku engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar setelah mengatakan kalimat tersebut dan duduk bersama orang-orang beberapa lama lalu dia masuk dan menginginkan Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Islam. Khaulah berkata, “Tidak…jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkankan terhadapku sehingga Allah dan Rasul-Nya lah yang memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.

Kemudian Khaulah keluar menemui Rasulullah saw, lalu dia duduk di hadapan beliau dan menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya dengan suaminya. Keperluannya adalah untuk meminta fatwa dan berdialog dengan nabi tentang urusan tersebut. Rasulullah saw bersabda, “Kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan urusanmu tersebut… aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.” Wanita mukminah ini mengulangi perkatannya dan menjelaskan kepada Rasulullah saw apa yang menimpa dirinya dan anaknya jika dia harus cerai dengan suaminya, namun rasulullah saw tetap menjawab, “Aku tidak melihat melainkan engkau telah haram baginya”. Sesudah itu wanita mukminah ini senantiasa mengangkat kedua tangannya ke langit sedangkan di hatinya tersimpan kesedihan dan kesusahan. Pada kedua matanya nampak meneteskan air mata dan semacam ada penyesalan, maka beliau menghadap kepada Yang tiada akan rugi siapapun yang berdoa kepada-Nya. Beliau berdo’a, “Ya Allah sesungguhnya aku mengadu kepada-Mu tentang peristiwa yang menimpa diriku”.

Alangkah bagusnya seorang wanita mukminah semacam Khaulah, beliau berdiri di hadapan Rasulullah saw dan berdialog untuk meminta fatwa, adapun istighatsah dan mengadu tidak ditujukan melainkan untuk Allah Ta`ala. Ini adalah bukti kejernihan iman dan tauhidnya yang telah dipelajari oleh para sahabat kepada Rasulullah saw. Tiada henti-hentinya wanita ini berdo`a sehingga suatu ketika Rasulullah saw pingsan sebagaimana biasanya beliau pingsan tatkala menerima wahyu. Kemudian setelah Rasulullah saw sadar kembali, beliau bersabda, “Wahai Khaulah, sungguh Allah telah menurunkan al-Qur`an tentang dirimu dan suamimu kemudian beliau membaca firman-Nya (artinya), “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan [halnya] kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat,…sampai firman Allah: “dan bagi oranr-orang kafir ada siksaan yang pedih.”(Al-Mujadalah:1-4) Kemudian Rasulullah saw menjelaskan kepada Khaulah tentang kafarat (tebusan) Zhihar:
Nabi : Perintahkan kepadanya (suami Khansa`) untuk memerdekan seorang budak
Khaulah : Ya Rasulullah dia tidak memiliki seorang budak yang bisa dia merdekakan.
Nabi : Jika demikian perintahkan kepadanya untuk shaum dua bulan berturut-turut
Khaulah : Demi Allah dia adalah laki-laki yang tidak kuat melakukan shaum.
Nabi : Perintahkan kepadanya memberi makan dari kurma sebanyak 60 orang miskin
Khaulah : Demi Allah ya Rasulullah dia tidak memilikinya.
Nabi : Aku bantu dengan separuhnya
Khaulah : Aku bantu separuhnya yang lain wahai Rasulullah. Nabi : Engkau benar dan baik maka pergilah dan sedekahkanlah kurma itu sebagai kafarat baginya, kemudian bergaulah dengan anak pamanmu itu secara baik.”

Maka Khaulah pun melaksanakannya. Inilah kisah seorang wanita yang mengajukan gugatan kepada pemimpin anak Adam a.s yang mengandung banyak pelajaran di dalamnya dan banyak hal yang menjadikan seorang wanita yang mengangkat kepalanya tinggi-tinggi dengan bangga dan perasaan mulia dan besar perhatian Islam terhadapnya. Ummul mukminin Aisyah ra berkata tentang hal ini, “Segala puji bagi Allah yang Maha luas pendengaran-Nya terhadap semua suara, telah datang seorang wanita yang mengajukan gugatan kepada Rasulullah saw, dia berbincang-bincang dengan Rasulullah saw sementara aku berada di samping rumah dan tidak mendengar apa yang dia katakan, maka kemudian Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat, “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkatan wanita yang memajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya dan mengadukan (halnya) kepada Allah…” (Al-Mujadalah: 1) Inilah wanita mukminah yang dididik oleh Islam yang menghentikan Khalifah Umar bin Khaththab r.a saat berjalan untuk memberikan wejangan dan nasehat kepadanya. Beliau berkata, “Wahai Umar aku telah mengenalmu sejak namamu dahulu masih Umair (Umar kecil) tatkala engkau berada di pasar Ukazh engkau mengembala kambing dengan tongkatmu, kemudian berlalulah hari demi hari sehingga memiliki nama Amirul Mukminin, maka bertakwalah kepada Allah perihal rakyatmu, ketahuilah barangsiapa yang takut akan siksa Allah maka yang jauh akan menjadi dekat dengannya dan barangsiapa yang takut mati maka dia kan takut kehilangan dan barangsiapa yang yakin akan adanya hisab maka dia takut terhadap Adzab Allah.” Beliau katakan hal itu sementara Umar Amirul Mukminin berdiri sambil menundukkan kepalanya dan mendengar perkataannya.

Akan tetapi al-Jarud al-Abdi yang menyertai Umar bin Khaththab tidak tahan mengatakan kepada Khaulah, “Engkau telah berbicara banyak kepada Amirul Mukminin wahai wanita.!” Umar kemudian menegurnya, “Biarkan dia…tahukah kamu siapakah dia? Beliau adalah Khaulah yang Allah mendengarkan perkataannya dari langit yang ketujuh, maka Umar lebih berhak untuk mendengarkan perkataannya. ” Dalam riwayat lain Umar bin Khaththab berkata, “Demi Allah seandainya beliau tidak menyudahi nasehatnya kepadaku hingga malam hari maka aku tidak akan menyudahinya sehingga beliau selesaikan apa yang dia kehendaki, kecuali jika telah datang waktu shalat maka aku akan mengerjakan shalat kemudian kembali mendengarkannya sehingga selesai keperluannya.”

Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah

Kisah ini Sudah sangat terkenal. Penulis diambil dari salah seorang blogger. Ada bebrapa referensi lain, misalnya dari milis, Myquran. Ataupun dari milis. Yang saya pahami, bahwa kisah ini hanyalah karangan seorang sastrawan Aceh, untuk memberikan semangat kepada pemuda pemuda di Aceh dalam melawan penjajahan. Jadi bukan kisah nyata. Wallahu a’lam. Namun demikian, alangkah bagusnya jika kita bisa mengambil ibroh/pelajaran dari kisah kisah tersebut.
_________________________________________________

Dalam suatu kisah yang dipaparkan Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut :

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka"

Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:"Wahai Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?" "Ya, benar, anak muda" kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:"Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga."

Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu pemberangkatan pasukan, ternyata pemuda itu datang lebih awal. Dialah orang yang pertama kali kulihat. Dalam perjalanan ke medan perang pemuda itu kuperhatikan siang berpuasa dan malamnya dia bangun untuk beribadah. Dia rajin mengurus unta-unta dan kuda tunggangan pasukan serta sering menjaga kami bila sedang tidur.

Sewaktu sampai di daerah Romawi dan kami sedang mengatur siasat pertempuran, tiba-tiba dia maju ke depan medan dan berteriak:"Hai, aku ingin segera bertemu dengan Ainul Mardhiyah . ." Kami menduga dia mulai ragu dan pikirannya kacau, kudekati dan kutanyakan siapakah Ainul Mardiyah itu. Ia menjawab: "Tadi sewaktu aku sedang kantuk, selintas aku bermimpi. Seseorang datang kepadaku seraya berkata: "Pergilah kepada Ainul Mardiyah." Ia juga mengajakku memasuki taman yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang jernih dan dipinggirnya nampak para bidadari duduk berhias dengan mengenakan perhiasan-perhiasan yang indah. Manakala melihat kedatanganku , mereka bergembira seraya berkata: "Inilah suami Ainul Mardhiyah . . . . ."

"Assalamu’alaikum" kataku bersalam kepada mereka. "Adakah di antara kalian yang bernama Ainul Mardhiyah?" Mereka menjawab salamku dan berkata: "Tidak, kami ini adalah pembantunya. Teruskanlah langkahmu" Beberapa kali aku sampai pada taman-taman yang lebih indah dengan bidadari yang lebih cantik, tapi jawaban mereka sama, mereka adalah pembantunya dan menyuruh aku meneruskan langkah.

Akhirnya aku sampai pada kemah yang terbuat dari mutiara berwarna putih. Di pintu kemah terdapat seorang bidadari yang sewaktu melihat kehadiranku dia nampak sangat gembira dan memanggil-manggil yang ada di dalam: "Hai Ainul Mardhiyah, ini suamimu datang . ..."

Ketika aku dipersilahkan masuk kulihat bidadari yang sangat cantik duduk di atas sofa emas yang ditaburi permata dan yaqut. Waktu aku mendekat dia berkata: "Bersabarlah, kamu belum diijinkan lebih dekat kepadaku, karena ruh kehidupan dunia masih ada dalam dirimu." Anak muda melanjutkan kisah mimpinya: "Lalu aku terbangun, wahai Abdul Hamid. Aku tidak sabar lagi menanti terlalu lama".

Belum lagi percakapan kami selesai, tiba-tiba sekelompok pasukan musuh terdiri sembilan orang menyerbu kami. Pemuda itu segera bangkit dan melabrak mereka. Selesai pertempuran aku mencoba meneliti, kulihat anak muda itu penuh luka ditubuhnya dan berlumuran darah. Ia nampak tersenyum gembira, senyum penuh kebahagiaan, hingga ruhnya berpisah dari badannya untuk meninggalkan dunia. ( Irsyadul Ibad ).

Asep Muhsin Dapat Bantuan PC

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Tidak Bermaksud Ber Nasis ria, sedikit ingin berbagi pengalaman dan kebahagiaan dari hasil Ngeblog dan Email di Internet, semoga bermanfaat.

------------------------------------------------------------------------------------------
Seperti biasa aktifitas saya hari Senin adalah mengajar di MTs. Islamiyah Sayang, kebetulan setiap pagi saya sering mengupdate rangkuman berita dari berbagai media yang dihimpun dalam sebuah blog yang saya buat dengan judul Cianjur News di Laboratorium Komputer Sekolah, sekitar Pukul. 10.00 WIB Ponsel saya berdering dengan kode area Bandung, tak disangka saya diinformasikan bahwa saya mendapat bantuan komputer dari Pemerintah Propinsi melalui Dinas terkait, sentak saja saya kaget dan bahagia, dan komputer akan datang sore ini pukul 16.00 ke lokasi rumah.

Selesai menutup Ponsel, saya langsung mengingat kebelakang,oh iyah sekitar Bulan Oktober awal saya bertemu dengan salah seorang pegawai Pemprov " pastinya berpengaruh" dalam sebuah acara Kepemudaan di Bandung dan saya sedikit ngobrol tentang peranan media lalu saya sampaikan apa yang sedang saya kerjakan dengan Blog dan berita di Cianjur ternyata iapun meresponnya dengan baik, saya pun meminta kartu namanya dan saya sedikit wanteran mengirimkan sebuah e-mail dan alamat blog saya yang isi emailnya saya kasih judul " andainya aku punya Laptop " isi pokoknya ya minta Laptop.

Akhirnya yah inilah saya dapat Bantuan PC dengan Spek IP IV 3.0 GHz, HD 80 GB, DVD RW, Modem External Link Sys dari Cisco, Monitor Advance 15" , Printer HP terbaru dan Kamera Digital.
Dalam Blog ini saya ingin mengucapkan terima kasih, kepada Bapak Agus Darman di Pemprov Jabar, insya Allah PC ini akan saya manfaatkan untuk menghimpun berita di Cianjur.

Sepuluh Pengganjal Kebahagiaan anda

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Tulisan ini disarikan dari "Ten Roadblocks to Happiness and How to Overcome Them". This is not a book to read. This is a philosophy to be lived. For if the principles are not applied, they will be powerless to help bring about change.

LET GO OF DEMAND

Apa sih, yang sebenarnya membuat Anda marah dan kecewa? Apakah seseorang yang memotong antrian di depan Anda? Pengemudi iseng yang memprovokasi Anda di jalanan? Komputer yang hanya untuk di-boot saja terasa begitu lama? Handphone yang harus berganti setiap bulan dua kali karena terus dicuri? Orang yang mengejek dan mempermainkan Anda? Hujan sepanjang hari? Tagihan bejibun yang membuat Anda marah sampai ke ubun-ubun?

Bukan, bukan itu semua. Apa yang membuat Anda marah dan kecewa adalah "tuntutan yang kekanak-kanakan" dan "ekspektasi yang tidak realistis".

Saat Anda masih bayi, apa yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan sesuatu, hanyalah berteriak menangis sekencang-kencangnya. Dengan modal itu, Anda mendapatkan popok yang baru, susu ibu atau susu sapi, atau barang sepuluh lima belas kerokan pisang ambon untuk dinikmati.

Itulah ciri Anda saat masih helpless dulu. Waktu itu, perilaku demanding Anda masih bisa diterima. Tapi kini Anda telah dewasa. Anda bertanggung jawab pada hidup Anda, dan Anda tidak bisa lagi berharap bahwa dunia akan melayani Anda sebagaimana yang Anda mau. Jika Anda tetap melakukannya sekarang, itu namanya self-induced misery, alias penderitaan yang Anda buat sendiri. Berhentilah.

Apa yang perlu Anda lakukan sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu mengganti demand dan ekspektasi, dengan preferensi.

"Aku sih nggak nuntut suamiku bangun lebih pagi, tapi aku lebih prefer kalo dia memang bisa melakukannya."

Anda akan lebih mengerti, dan Anda akan menjadi orang yang penuh pengertian.

Buanglah Pola Pikir yang Tidak Rasional

"Saya tidak akan pernah berbahagia kecuali dunia melayani Saya seperti yang Saya mau."

Itu tidak rasional. Apa yang bisa Anda kontrol hanyalah diri Anda sendiri.

Bersikaplah Mau Berbahagia

Disadari atau tidak, Anda mungkin tidak ingin berbahagia. Anda bisa melepaskan apapun dari diri Anda; uang, harta, waktu, energi, dan bahkan cinta, kecuali satu; penderitaan Anda.

Bahagia haruslah dimulai dari kemauan Anda sendiri. Anda mau bahagia atau tidak? Secara sadar Anda jelas mau berbahagia. Tapi cobalah selami kembali alam bawah sadar Anda. Bisa jadi, Anda sendiri yang tidak mau berbahagia.

Saat Anda merasa marah, itu penderitaan yang tidak membahagiakan. Lepaskanlah penderitaan Anda, bukan lampiaskan. Bertanyalah pada diri sendiri, "Bener nih, mau nuker happy sama kemarahan ini?" Perpanjanglah sumbu Anda supaya Anda bisa membuang penderitaan.

Berhentilah Mengasihani Diri Sendiri

Anda tidak akan menjadi pahlawan hanya dengan menderita. Adalah lebih heroik jika Anda tetap riang gembira di tengah penderitaan.

Berhentilah Membesar-besarkan

Tak perlu mem-blow-up permasalahan sampai keluar dari proporsinya. Itu akan melumpuhkan Anda. Belajarlah obyektif dan jadikanlah itu sebagai motivasi untuk mengambil tindakan.

LET GO OF REGRET

Anda pasti pernah menyesali sesuatu tentu saja. Wong kita ini manusia kok. Itu, sebenarnya versi lain dari kata-kata: "Kita tidak sempurna".

Tak perlu panik atau terobsesi oleh penyesalan. Jadikanlah ia kekuatan positif. Anggaplah itu sebagai wakeup call, sebuah tepukan yang membangunkan Anda dari tidur. Bukankah Anda macan?

Janganlah menunda tindakan dengan penyesalan. Bertindaklah segera dan Anda tidak akan menyesal lagi, sebab Anda telah melakukan sesuatu.

Tutuplah rapat-rapat lebarnya jarak antara Anda yang ideal dan Anda yang sekarang. Nikmatilah Anda yang sekarang dan lakukan apa yang terbaik menurut Anda. Sebab jika Anda punya waktu untuk menyesal, maka Anda pasti punya waktu untuk melakukan sesuatu tentang itu.

LET GO OF GREED

"Saya telah punya semua yang saya mau, dan Saya telah menjadi apa yang Saya ingin, kecuali..."

Ya. Itulah Anda barangkali. Tidak SEMUA yang Anda mau akan Anda dapatkan.

Pertama, resources Anda terbatas. Kedua, nafsu Anda adalah sesuatu yang tidak akan pernah terpuaskan. Ia seperti air laut. Makin Anda minum, makin kering rasanya tenggorokan. Desire Anda tidak salah, melewati batasnyalah yang salah.

Sadarilah bahwa penyebab kerakusan adalah kesenangan. Bisa memiliki memang menyenangkan. Tapi kesenangan itu sendiri bisa menjadi candu. Kita sering lupa, bahwa kesenangan tidak selalu sama dengan kebahagiaan. Saat Anda menemukan bahwa kesenangan ternyata tidak sama dengan kebahagiaan, muncullah ketakutan dan kekhawatiran. Takut dan khawatir itu, akan memicu desire Anda lebih besar lagi.

Maka, Anda akan menemukan lingkaran yang abadi di sini: Karena desire Anda tidak pernah punya ujung, maka fear Anda juga tak akan pernah punya muara. Berhentilah menjadi manusia yang terpenjara!

Iya. Tapi bagaimana?

Fokus dan terapkanlah prioritas. Mulailah dahulu dengan BEING. Soal HAVING, ya belakangan sajalah. Dan untuk BEING, Anda harus DOING. Just DO your best.

LET GO OF WORRY

Anda tahu kenapa lagu "Don't Worry - Be Happy" begitu ngetop? Karena itulah panggilan jiwa Anda.

Pahamilah perbedaan antara "menderita" dan "khawatir". Menderita adalah pesan tentang masalah, sementara khawatir adalah pesan tentang adanya peluang untuk tumbuh dan berkembang. Jadi waspadalah. Apakah Anda memang menderita, atau sebenarnya Anda hanya khawatir saja?

Jika Anda hanya khawatir, ketahuilah bahwa sumbernya adalah ketakutan. Anda takut terhadap sesuatu yang masih gelap, blank, dan tidak tahu apa-apa tentangnya. Atau, Anda takut menghadapi tantangan.

Ketahuilah bahwa setiap detik dan setiap saat, Anda adalah benih. Benih yang mestinya bisa tumbuh menjadi besar dan hebat. Worry can't change the past, but it can ruin the present. Berpengetahuanlah, dan bertindaklah menyambut tantangan. Seperti seekor macan.

LET GO OF DEFENSIVENESS

Salah itu normal, termasuk jika itu melukai orang lain. Bukan nyuruh nih, tapi kita semua memang pernah berbuat salah. Anda tahu kan kenapa pensil, whiteboard, dan papan tulis itu ada penghapusnya? Karena Anda adalah manusia.

Jika Anda salah apa yang Anda katakan?

"Aduhhh.. maaf nih. Maaf, namanya juga manusia."

Lantas, apa yang Anda katakan jika orang lain yang salah?

"Dasar Bodoh!"
"Stupid!"
"Bloon."

Saat Anda salah, Anda adalah manusia. Saat orang lain salah, mereka bukan manusia. Ini tidak rasional. Maka, maafkankanlah mereka.

LET GO OF GUILT

Guilt adalah rasa tidak nyaman saat Anda mengalami perlawanan menentang kesadaran Anda sendiri. Guilt itu sendiri tidak terlalu berbahaya. Apa yang lebih berbahaya adalah ketiadaan solusinya.

Feeling guilty itu bagus. Itu sinyal lampu merah yang memperingatkan Anda agar stay on course. Maka saat Anda feeling guilty, dengarkanlah isi hati Anda. Manakah yang Anda pilih, short-term pleasure atau long-term gain?

Rasa bersalah yang tidak menemukan solusi, akan membuat Anda mengalami ini:

1. Pikiran yang tidak damai.
2. Rasa tidak percaya dan takut pada orang lain, atau bahkan kepada Allah SWT.
3. Sesuai angka ini, Anda akan menderita tiga kali:

Pertama, saat Anda bertindak tidak bertanggung jawab. Kedua, saat Anda melihat orang lain bertindak dengan penuh tanggung jawab. Ketiga, saat Anda harus menanggung konsekuensinya.

Berikut inilah yang perlu Anda lakukan saat Anda merasa tidak bertanggung jawab.

Ingatlah bahwa responsibility, adalah singkatan dari "response-ability". Kemampuan untuk merespon dengan tepat. Bagaimana caranya agar bisa merespon dengan tepat? Anda bisa menggunakan rumus AAA.

1. Admit. Akui bahwa pilihan tindakan Anda adalah salah.
2. Analyze. Analisis perilaku Anda. Apa alasan Anda memilih yang salah? Apa konsekuensinya? Bagaimana tidak mengulanginya? Bagaimana meluruskan pilihan yang sekarang?
3. Atonement, alias integritas. Integritas adalah menyatunya hati, jiwa, sasaran, tindakan, dan keimanan. Saat semuanya menyatu, Anda memasuki tahap atonement, alias at-one-ment.

Dengan AAA, Anda bisa memperbaiki keadaan.

LET GO OF SPITE

Anda, pasti pernah diprovokasi. Oleh pengemudi lain di jalanan, atau oleh orang lain yang mengejek dan melecehkan. Anda pasti pernah merasa diserang. Di kantor, di rumah, di lapangan sepak bola, di kantin, di mana saja.

Tidak ada perlunya Anda melayani yang begituan. Sebab, dunia Anda bisa rusak seharian. Mengalah sajalah, kecuali jika undang-undang dasar Anda yang terlanggar atau terinjak-injak.

Kita cenderung lupa bahwa kita lebih sering menggunakan hati untuk merasakan, ketimbang otak untuk berpikir. Ini sepertinya benar dan wajar. Tapi berhati-hatilah karena itu tidak logis dan tak rasional. Itu emosional.

Jika Anda merasa perlu melayani serangan, provokasi, dan ejekan orang lain, maka itu tentu ada sebabnya.

Pertama, rasa keadilan Anda yang terusik. Saat Anda merasa diserang, Anda merasa perlu membalasnya. Tapi, jika serangan itu dilakukan karena tidak sengaja, tidak dimaksudkan untuk menyerang, kesalahpahaman, atau hanya karena mereka bodoh saja, keadilan macam apa sih yang Anda inginkan?

Kedua, logika Anda yang terdistorsi. Anda berasumsi bahwa jika mereka mengalami sakit seperti yang Anda rasakan, maka mereka akan meminta maaf.

Tidak. Jikapun mereka akhirnya meminta maaf, itu bukan karena sakit yang Anda buat dengan serangan balasan, tapi karena pikiran dan hati mereka yang sudah lurus kembali. Saling menyakiti tidak akan menyelesaikan masalah. Ia bahkan memperuncingnya.

Ketiga, secara sadar atau tidak Anda mencoba menghindari tanggung jawab untuk membahagiakan diri sendiri. Sebab jika Anda memang mau bertanggungjawab untuk kebahagiaan Anda sendiri, Anda pasti tidak akan melarikan diri.

Jika begitu, bagaimana caranya memunculkan rasa tanggung jawab untuk kebahagiaan diri sendiri? Awareness-lah jawabannya.

Ketahuilah bahwa rasa sakit yang Anda derita adalah bukan karena serangan mereka, tapi karena reaksi Anda atas perilaku mereka. Mengapa mereka begitu jahat dan kejam kepada Anda? Karena mereka sedang sakit, dan mereka merasa terancam oleh Anda.

Responlah sikap buruk orang lain dengan kebaikan, maka Anda akan mulia dan terhormat. Cobalah selalu untuk bersikap rendah hati tapi bukan rendah diri.

Ketahuilah bahwa sabar itu tidak pasif. Ia tidak datang dengan sendirinya, dan ujug-ujug Anda menjadi sabar. Sabar itu kata kerja dan bukan kata sifat. Maka sabar, adalah disabar-sabarin.

LET GO OF ENVY

Anda juga mungkin pernah merasa kalah. Waspadalah. Salah-salah, kekalahan bisa membuat Anda menjadi orang yang envious, yaitu orang yang penuh dengki dan tidak bisa menerima kekalahan. Tidak senang jika orang lain senang, dan senang jika orang lain tidak senang.

Sikap envious, bisa berkembang dalam tiga tahap.

Pertama, saat Anda merasakan kekalahan. Di tingkat ini, perasaan kalah itu sebenarnya wajar. Apalagi jika Anda bisa memberi selamat kepada pemenang, dan kemudian menjadikan kekalahan sebagai pelajaran. Jika tidak bisa, maka di sinilah bibit envious Anda akan mulai tersemai.

Kedua, saat Anda mulai mengembangkan perilaku mensabotase orang lain. Mulainya dari yang kecil-kecil saja, seperti menciptakan isu dan gosip buruk, atau berharap dan "berdoa" untuk kemalangan dan kecelakaan bagi orang lain. Anda mungkin mengira ini tidak berbahaya.

Salah. Itu sangat berbahaya. Mengapa? Karena harapan buruk seperti itu adalah karatnya jiwa, persis seperti karatnya besi. Merusak, melubangi, merontokkan, dan menggerogoti semua amal baik. Lebih dari itu, dari mana sih datangnya semua tindak kejahatan? Ya dari doa, harapan, fitnah, dan pikiran negatif yang melenceng seperti itu!

Ketiga, seperti sudah disebut barusan, semuanya akan termanifestasi menjadi tindak kejahatan. Anda akan menjadi orang yang dengki, dengan sikap dan tindakan yang keji. Anda telah menghancurkan diri sendiri.

Jika Anda mulai mengalami gejala penyakit ini, resepnya sederhana. Bertemanlah dengan mereka yang menang. Kemudian, ubahlah cara berpikir Anda. Gantilah "Saya pengen kayak gitu," menjadi "Bagaimana supaya Saya bisa seperti itu."

LET GO OF ANGER

ANGER itu cuma satu huruf lebih pendek dari DANGER. Dan "D", adalah nilai minusnya.

Alasan yang bagus bagi Anda supaya tidak marah, adalah memahami bahwa kemarahan akan menyebarluaskan kelemahan. Saat Anda marah, Anda sebenarnya berkata, "Saya takut! Saya Terluka! Saya frustrasi!" Itu, adalah kata lain dari "Saya lemah."

Sadarilah bahwa orang, barang, atau situasi, akan cenderung membuat Anda selalu marah. Udah dari sononya begitu. Anda tidak bisa dengan mudah mengontrol sesuatu di luar diri Anda. Dan jika Anda marah, kemarahan Anda tidak akan membuat dunia berjalan sesuai kemauan Anda. Andalah yang harus menyesuaikan diri dengannya.

Sadarilah bahwa jika Anda menghadapi orang yang marah, they're not being mean; they're just being people. Like you. Dan seperti biasa, marah itu muncul disebabkan oleh fear. Rasa takut akan kehilangan kontrol.

Keinginan untuk mengontrol adalah benar. Tapi, ingin mengontrol orang lain itu salah. Yang benar, ingin memberi contoh teladan kepada orang lain. Mengontrol dengan kekuasaan? Salah juga. Apa yang perlu dikontrol hanyalah diri sendiri. Sekali lagi, maafkanlah mereka yang marah. Tidak ada yang salah saat seorang manusia bersikap dan bertindak sebagai manusia.

Anda sendiri, kurangilah marah Anda sebab Anda sendirilah yang akan merugi. Saat Anda marah, apa yang telah keluar sebenarnya tidak perlu keluar dan apa yang terlanjur sebenarnya tidak perlu terlanjur.

LET GO OF FEAR

Saat Anda menghadapi ketakutan, Anda berada di tengah-tengah persimpangan jalan. Satu cabang menuju kepada kepengecutan, dan satu lagi menuju kepada keberanian. Yang satu menuju harapan dan impian, yang satu lagi menuju kekecewaan dan kesedihan.

Anda tidak bisa mundur atau tetap diam, melainkan tetap maju dan memilih salah satu cabang. Dengan diam atau mundur, Anda tidak akan tumbuh dan berubah. Malah, Anda menuju ke kepunahan dan kematian.

Manage-lah fear Anda, sebab fear adalah False Evidence Appearing Real. Asli tapi sebenarnya palsu.

Jadi, tak usahlah Anda bersedih lagi. Bersenang-senang sajalah. Sibuklah. Lakukan yang terbaik. Tak perlu takut dan tak usah khawatir. Lakukanlah segalanya dengan semangat dan keberanian. Itu lebih baik buat Anda.

Bukannya tadi sudah Saya bilang, kalo Anda itu macan?

ALAM BAWAH SADAR ANDA SAMA PENTINGNYA DENGAN ALAM SADAR ANDA

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

------------------------------------------------------
Tahukah Anda, bahwa alam pikiran Anda terbagi ke dalam dua teritori besar? Dua teritori besar itu adalah alam sadar dan alam bawah sadar. Alam sadar adalah alam pikiran yang Anda gunakan untuk melakukan berbagai aktifitas dalam konteks "di sini" dan "sekarang". Alam bawah sadar adalah alam pikiran yang Anda gunakan untuk mengakses "dulu" dan "nanti".

Tahukah Anda, bahwa kedua alam pikiran itu punya fungsi dan manfaat yang sama? Lupakah Anda bahwa alam bawah sadar Anda, sering Anda perlakukan hanya sebagai "kuburan", "mimpi", "tong sampah" atau sekedar "masa lalu" saja? Ketahuilah, bahwa alam bawah sadarlah yang lebih banyak menentukan siapa Anda sekarang dan siapa Anda di masa yang akan datang. Dan ingatlah, bahwa alam bawah sadar tidak sama dengan "tanpa kesadaran" atau "lupa diri". Alam bawah sadar adalah tempat di mana "core beliefs" Anda diletakkan. Dengan kata lain, alam bawah sadar Anda adalah "infrastruktur" dari siapa Anda yang sesungguhnya.

ALAM BAWAH SADAR DAPAT DIOPTIMALKAN

Tahukah Anda, bahwa alam bawah sadar atau subliminal atau sub-conscious, adalah wahana terpenting bagi setiap produsen dan pengiklan? Ingatkah Anda akan semua contoh jargon ini?

"RCTI Oke"
"SCTV Ngetop"
"TPI Makin Asik Aja"
"Kembali ke... laptop"
"Tempo, Enak Dibaca dan Perlu"
"Wes ewes ewes, bablas angine"
"Nokia, Connecting People"

Semua contoh jargon itu adalah bentuk pesan khusus yang tidak ditujukan kepada alam sadar Anda, melainkan kepada alam bawah sadar Anda. Ya! Tujuannya adalah untuk melakukan imprint ke alam bawah sadar Anda, sehingga mempengaruhi awareness dan beliefs atau keyakinan Anda. Aspek persuasi seperti ini, sudah sangat lumrah dalam dunia periklanan dan marketing di seluruh dunia.

KITA ADALAH MANUSIA SETENGAH RUSAK YANG PERLU PERBAIKAN

Sebagai infrastruktur dari jati diri Anda, alam bawah sadar memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk dan membangun diri Anda untuk sekarang dan masa depan. Bayangkanlah bahwa Anda diperlakukan dengan kasar di saat kecil. Apa yang Anda alami sewaktu anak-anak, akan membekas seumur hidup Anda. Dan dengan perlakuan yang kasar seperti contoh itu, maka Anda juga akan terbentuk menjadi manusia yang kasar.

Begitu pula, jika Anda pada saat ini berhadapan dengan suatu situasi, keadaan atau kejadian, dan kemudian Anda merasa sangat tidak nyaman, maka ketahuilah bahwa rasa tidak nyaman Anda itu, tidak diciptakan oleh situasi, keadaan atau kejadian yang Anda hadapi sekarang, melainkan oleh cetakan masa lalu di alam bawah sadar Anda, di mana pernah ada situasi, keadaan, atau kejadian yang mirip atau berstruktur sama dengan yang Anda alami sekarang.

Mengingat bahwa hampir kita semua adalah manusia yang "setengah rusak", alias tidak tumbuh sebagai anak-anak dan menjadi dewasa dalam situasi yang serba sempurna, maka setiap kita pastilah punya cacat dan cela. Semua itu, membekas di alam bawah sadar kita, dan menciptakan berbagai core beliefs atau sistem tata nilai yang tidak atau kurang optimal.

ANDA TETAP BISA MENJADI MANUSIA YANG LEBIH BAIK

Anda bisa melakukan banyak cara untuk memperbaiki diri dan mengembangkan diri, menjadi manusia yang lebih positif, konstruktif dan penuh semangat. Anda bisa mengikuti berbagai seminar bisnis, motivasi dan pengembangan diri. Anda juga bisa membaca berbagai buku bermanfaat. Anda juga bisa mendengarkan kaset-kaset afirmasi atau menonton video yang sejenis. Anda bisa menjalani terapi atau hipnotis. Anda juga bisa mendalami agama, pergi mengaji dan mengkaji. Anda juga bisa berzikir dan berfikir. Lebih dari itu, Anda juga bisa mempengaruhi alam bawah sadar Anda secara langsung! Mau tahu caranya?

KOMPUTER ANDA DAPAT MEMBANTU ANDA

Layar komputer Anda bisa membantu Anda. membantu Anda menciptakan diri Anda yang lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih berkemampuan.

Anda bisa mendownload software yang Saya tawarkan di sini. Namanya Subliminal Blaster. Software ini gratis untuk Anda. Cara kerjanya, adalah dengan mengumpankan berbagai pesan positif secara langsung ke layar monitor komputer Anda, dalam ukuran milidetik dan dalam durasi tertentu, misalnya setiap dua detik sekali.

Software ini bisa Anda gunakan bersamaan dengan aktivitas kerja Anda di depan komputer. Dengan software ini, Anda bisa berupaya melakukan re-imprint ke dalam diri Anda, dan secara langsung ke alam bawah sadar Anda, dengan input berupa berbagai pesan positif. Pesan-pesan positif ini, bisa dikategorikan ke dalam kategori di antaranya:

Accelerated Learning
Menerima Diri
Tahan Kritik
Pengobatan (penyakit psikologis, sulit tidur misalnya)
Menghentikan Kecanduan
Anger Management
Awet Muda (secara kejiwaan tentunya)
Tahan Stress
Kemampuan Teknis (prestasi olah raga, keahlian menyupir misalnya)
Konsentrasi dan Fokus
Kontrol Mimpi (setelah doa tentu saja)
Pain Management (migrain misalnya)
Anti Depresi
Kontrol Diet
Relaksasi
Perbaikan Panca Indera
Phobia (takut ketinggian atau takut naik pesawat misalnya)
Kemampuan Memaafkan
Motivasi Diri
Perbaikan Karir (lewat perbaikan persepsi tentu saja)
Perbaikan Kesehatan (jiwa khususnya, beberapa bahkan fisik)
Sikap Asertif
Leadership
Daya Ingat
Millionaire Mind
Mengurangi Rasa Malu
Personalitas dan Kepribadian
Public Speaking
Percaya Diri
Self Esteem
Speed Reading
Decision Making
Open Mind
Kesabaran
Kemauan
Religius/Keimanan (zikir misalnya)

Di dalam setiap kategori, ada puluhan atau bahkan ratusan pesan positif yang bermanfaat untuk jiwa dan kepribadian Anda, misalnya:

"Saya sabar"
"Saya mudah mengingat berbagai hal"
"Saya mau menerima nasehat yang baik"
"Saya manusia yang diciptakan dengan sempurna"
"Allah"
"Subhanallah"
"Segala puji bagi Allah"
"Takdir di tangan Allah, Saya harus ikhlas menerimanya"

dan sebagainya.

Lebih dari itu, semua kategori itu dan semua pesan positif di dalamnya, bisa Anda edit, tambah, kurang atau hapus sendiri. Sangat fleksibel.

TIPS PENTING

Ingatlah bahwa sebelum Anda mendownload, dan sesaat sebelum Anda menjalankan software ini, semua tips ini HARUS Anda baca dan ingat baik-baik.

Gunakan HANYA pesan POSITIF saja untuk jiwa Anda. Software ini TIDAK BOLEH dijadikan alat percobaan untuk berbagai pesan negatif.

Anda HARUS TIDAK BISA membaca berbagai pesan positif yang muncul sekelebat di layar monitor Anda.

Anda HARUS membaca berbagai pesan positif yang akan Anda suntikkan ke dalam jiwa Anda, sebelum Anda menjalankan softwarenya. Ketahuilah bahwa alam bawah sadar Anda, menangkap berbagai input dalam bentuk gambar, bukan dalam bentuk kata-kata. Ini sebabnya, Anda harus membaca berbagai pesan itu terlebih dahulu, dan saat berbagai pesan positif itu muncul berkelebat di layar monitor, Anda justru "tidak boleh" membacanya. Pesan-pesan itu telah diterjemahkan menjadi kilasan gambar.

Anda punya tipe sebagai pembelajar. Anda mungkin bertipe Visual (lebih mudah menyerap dengan melihat), Auditory (lebih mudah menyerap dengan mendengar), atau Kinaesthetic (lebih mudah menyerap dengan melakukan). Jika Anda banyak bekerja dengan komputer, sangat mungkin Anda bertipe visual. Untuk memudahkan Anda mengetahui tipe pembelajar seperti apakah diri Anda, quiz ini bisa membantu Anda: Quiz Tipe Pembelajar. Tipe pembelajar Anda cukup menentukan efektifitas software ini.

Terakhir, ingatlah bahwa setiap perubahan dan perbaikan MEMBUTUHKAN waktu. Berdoalah, bersabarlah, lakukan secara rutin, dan utamakanlah afirmasi yang "samawi".

Downloadnya di sini:

Free Subliminal Positive Affirmation Software

Jika Anda tidak bisa mendapatkannya melalui link di atas, silahkan japri Saya dengan subject email "Subliminal Positive Affirmation Software".

Semoga bermanfaat.

Menjadi Orang Yang Selalu Berpikir Positif

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

---------------------------------------------------------------------------------------------------
sesuai istilahnya, positive thinker adalah orang yang berpikir positif. Berpikir positif adalah pilihan terbaik bagi setiap orang dalam setiap situasi. Berpikir positif itu husnu dzon. Berpikir positif adalah berpihak pada apapun yang sifatnya positif dan lebih baik. Berpikir positif selalu menghasilkan output yang positif. Sukses dan berbahagia adalah hal yang positif. Maka jika Anda mau sukses dan bahagia, berpikirlah positif.

Berani dan Mandiri

Anda adalah positive thinker jika Anda lebih memilih menikmati hidup ketimbang mengeluhkan hidup. Jika Anda mau dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Anda bukanlah positive thinker jika Anda hanya pandai menyembunyikan emosi. Anda adalah positive thinker jika Anda menghadapinya, dan Anda pandai menanganinya. Jika Anda mau menghadapi emosi negatif, merasakan, dan belajar darinya. Jika Anda mau bertanggung jawab atasnya, dan tidak menyalahkan apa dan siapa pun di luar diri Anda.

Anda adalah positive thinker jika Anda berani dan mandiri.

Memahami Emosi

Anda adalah positive thinker jika Anda menghadapi emosi negatif dengan kemauan untuk belajar. Jika Anda memahami, bahwa emosi adalah sinyal yang menjadi salah satu panduan dalam menentukan perilaku.

Anda adalah positive thinker jika Anda bisa melihat dan merasakan bahwa emosi adalah pesan. Jika Anda merasa nyaman, Anda tahu bahwa Anda telah mengerjakan hal yang benar, dan Anda meneruskan atau mengulanginya. Jika Anda merasa tidak nyaman, Anda tahu ada sesuatu yang salah. Anda tahu bahwa Anda harus berhenti, melakukan analisis terhadap perilaku diri, belajar dari kesalahan, merubah strategi, dan kemudian melanjutkan hidup Anda.

Anda adalah positive thinker jika Anda mau belajar memahami emosi Anda.

Action Oriented

Anda adalah positive thinker jika Anda berorientasi pada tindakan. Jika Anda melihat kekurangan, Anda bertindak untuk mengisinya. Jika Anda menghadapi hambatan, Anda bertindak untuk menyingkirkannya. Jika Anda merasakan ancaman, Anda bertindak untuk mengantisipasinya. Jika Anda melihat peluang, Anda bertindak untuk mengambilnya. Jika Anda merasa berkelebihan, Anda bertindak untuk mempertahankan dan berbagi dengan orang lain.

Anda adalah positive thinker jika tidak terpaku dan berhenti hanya pada retorika "Saya bisa!" "Saya bisa!" "Saya bisa!"

Anda adalah positive thinker jika Anda melanjutkannya dengan berkata: "Sikat bleh...!"

Bersyukur dan Bersabar

Anda adalah positive thinker jika Anda membiasakan diri untuk yang bersyukur di kala senang dan bersabar di kala susah.

Jebakan Negative Thinking

Positive thinking adalah sesuatu yang jelas lebih baik. Ia lebih identik dengan kebahagiaan dan kesuksesan. Mengapakah masih banyak orang yang terjebak pada negative thinking?

Kebiasaan berpikir negatif yang dilakukan dan terjadi bertahun-tahun, bisa menjadi jalan hidup. Saat berpikir negatif telah menjadi jalan hidup, maka itulah jalan hidup yang normal bagi negative thinker. Dengan jalan hidup yang dianggap normal itu, mereka merasa bahwa apa yang perlu diubah adalah dunia, bukan diri mereka sendiri.

Bukankah jauh lebih mudah mengubah diri sendiri dari pada dunia dan seisinya?

Memahami kenyataan itu dengan lebih baik, akan menaikkan kecerdasan emosi Anda, kecerdasan spiritual Anda, dan sekaligus kecerdasan intelektual Anda. Itu artinya, Anda akan menaikkan kecerdasan individual Anda, kecerdasan sosial Anda, dan bahkan kecerdasan finansial Anda.

Bukankah itu semua yang akan membuat Anda sukses dan berbahagia?

Oleh sebab itu, waspadailah jebakan negative thinking yang akan membuat hidup Anda menjadi sengsara dan lebih sulit dari semestinya. Kebahagiaan dan sukses Anda ada di depan mata, dan untuk mendapatkannya Anda tidak perlu merubah dunia. Ubahlah diri Anda.

Jika Anda tidak ingin memilih jalan hidup sebagai negative thinker, tips dari Chuck Gallozzi berikut ini bisa Anda pelajari dan pahami.

Kesalahan atau Kegagalan

Berhentilah untuk terus mengatakan:

"Ya sudahlah, Saya memang begini."
"Saya memang loser."
"Gua emang salah mulu!"
"Saya ternyata bodoh."
"Gagal maning gagal maning..."

(Itu sebabnya si Ucil selalu berhasil)

Ketahuilah bahwa Anda bukanlah kegagalan itu sendiri, ketahuilah bahwa Anda bukan kebodohan itu sendiri. Anda tidak serta merta menjadi gagal atau bodoh hanya karena rencana yang meleset. Anda hanya mengalami "temporary defeat" alias kekalahan sementara. Semua kegagalan dan kesalahan adalah bagian dari training kehidupan Anda. Salah dan gagal adalah syarat mutlak untuk mencapai sukses dan bahagia Anda.

Amarah

Lepaskan amarah Anda. Ingat, bukan lampiaskan. Amarah akan menyakiti hati orang lain. Lebih dari itu, amarah akan menyakiti hati Anda sendiri. Lepaskanlah amarah Anda dan obati luka hati dengan sikap memaafkan.

Semangat

Untuk apapun yang Anda merasa "harus", "mesti", atau "wajib" melakukannya, ubahlah frasa di kepala Anda menjadi lebih positif. Ubahlah "Saya harus" menjadi "Saya mau..., sebab.... Jadi..."

"Saya mestinya menurunkan berat badan"

gantilah kalimat itu menjadi

"Saya mau menurunkan berat badan, sebab Saya akan merasa lebih baik, terlihat lebih baik, panjang umur, dan lebih PD. Jadi, Saya bergabung ke fitness club dan memperbaiki pola makan."

Bisa atau Tidak Bisa

Berhentilah berpikir "Saya tidak bisa" sebab itu cuma jalan buntu. Dengan kalimat itu Anda tidak akan kemana-mana. Katakanlah "Saya akan..., jika..."

"Saya tidak bisa mengangkat barbel seberat itu"

gantilah kalimat itu menjadi

"Saya akan bisa mengangkatnya dalam dua minggu, jika Saya menambah beban Saya setengah kilo setiap hari."

Kendali Emosi

Satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas emosi adalah diri Anda sendiri. Orang lain tidak akan menciptakan emosi apa pun pada diri Anda kecuali Anda membiarkannya.

Orang lain tidak dapat membuat Anda kecewa, frustrasi, atau bersedih hati, kecuali Anda membolehkannya. Jika itu terjadi, maka itu terjadi karena Anda membiarkannya. Terjadi atau tidak terjadi, adalah pilihan Anda sendiri.

Jika Anda bertemu dengan orang yang membuat mood Anda rusak, berhentilah untuk bereaksi secara spontan sehingga Anda marah atau kecewa. Berdiam dirilah sebentar, pikirkanlah apa yang membuat orang itu merasa tidak nyaman sehingga ia merasa perlu memprovokasi Anda.

Ketahuilah, bahwa orang yang demikian sebenarnya sedang memerlukan restorasi, pembaharuan, revitalisasi, recharge, atau bahkan nasehat. Anda bisa berperan dan menyumbangkan sesuatu baginya. Itulah yang membuat Anda merasa berguna.

Sensitifitas

Jangan terlalu sensi, jadilah kuat. Berhentilah menginterpretasikan pandangan dan bicara orang sebagai serangan. Ingatlah bahwa mereka hanya memandang dan berbicara. Itu saja. Orang yang kasar dan keras kepada Anda sekalipun, belum tentu tidak menyukai Anda. Bisa jadi, mereka justru sayang dan cinta kepada Anda.

Apa yang sering terjadi adalah seperti contoh berikut ini.

Saat Anda merasakan boss Anda bersikap buruk kepada Anda, bukanlah kejadian itu yang membuat Anda merasa buruk. Kejadian itu hanya memicu pengalaman masa lalu Anda, misalnya saat Anda kecil, ketika Anda melakukan sesuatu yang kemudian membuat ayah Anda marah. Itulah yang membuat Anda merasa buruk. Ayah Anda, jelas sayang dan cinta kepada Anda.

Oleh sebab itu, hiduplah di masa sekarang dan bukan masa lalu. Anda bukan anak-anak, melainkan manusia yang telah dewasa. Pahamilah bahwa orang itu boss Anda, dan bukan ayah Anda. Ia cinta dan sayang pada Anda dengan cara yang berbeda.

Berpikirlah positif.

Sepuluh Cara Mencerdaskan EQ Anda

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Saya kok merasa agak gimana gitu ya. Soalnya, Saya lupa dari mana sumbernya tips ini. Tapi menurut Saya, akan sangat bermanfaat bagi kita semua jika Saya berbagi tips ini dengan Anda. Berikut ini adalah 10 tips yang cukup sederhana untuk memuluskan jalan Anda menuju keberhasilan dan kesuksesan.

10 tips ini adalah tips-tips yang terbilang mudah untuk dilatih dan diimplementasikan. Seingat Saya, semuanya powerful dan sangat membantu untuk kepentingan stabilitas emosi di tengah cuaca dan musim yang gak karuan seperti sekarang.

MULAILAH DENGAN CERDAS LITERASI

Maxudnya, perkayalah vocabulary emosi Anda dengan berbagai kata-kata yang erat hubungannya dengan perasaan. Menurut sejumlah sumber, daftar "perasaan" itu ada sekitar 200-an kosa kata. Kemudian, biasakanlah mengatakannya secara eksplisit atau implisit, dalam cara yang "gue banget".

Berilah label pada perasaan Anda dan bukan pada orang atau situasinya. Gunakanlah kata-kata perasaan se-spesifik mungkin.

"Aku ngerasa udah nggak sabar nih."

bukan

"Ini udah keterlaluan."

"Ndengerin kamu, aku kok merasa sakit hati ya."

bukan

"Kamu emang nggak sensitif deh."

"Heehh... gua jadi ngeri nih!"

bukan

"Elu nyupir udah kayak oran gila!"

"Saya kok merasa tidak enak hati ya," bukan seperti kalimat pertama Saya di atas.

Dengan cerdas emosi secara literasi, Anda akan menjadi lebih mudah memahami, menyelami, dan mengontrol emosi Anda pribadi.

BEDAKAN PIKIRAN DARI PERASAAN

Pikiran:

"Saya merasa seperti..."
"Saya merasa seolah-olah..."
"Saya merasa bahwa..."

Perasaan:

"Saya merasa..."

Gunakan secara langsung kata-kata perasaan yang terkait dengan perasaan Anda. Hilangkan kata penghubungnya.

Dengan lebih mampu membedakan pikiran dari perasaan, Anda akan menjadi lebih yakin dengan berbagai jawaban, inspirasi, keputusan dan tindakan Anda sendiri.

BERTANGGUNGJAWABLAH UNTUK PERASAAN ANDA

"Aku merasa cemburu."

bukan

"Engkau membuatku cemburu."

Yang cemburu adalah diri Anda sendiri. Yang menciptakan perasaan cemburu adalah emosi Anda sendiri. Bukan orang lain, bukan situasi atau keadaan.

"Saya merasa marah karena perbuatan kamu!"

bukan

"Perbuatan kamu membuat Saya marah!"

Yang marah adalah diri Anda sendiri. Yang menciptakan kemarahan adalah emosi Anda sendiri. Bukan orang lain, bukan situasi atau kejadian.

Dengan bisa bertanggungjawab untuk emosi Anda, Anda akan lebih independen, lebih mandiri, dan lebih percaya diri.

GUNAKAN PERASAAN UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN

Tips yang satu ini bisa cukup berbahaya. So untuk latihan awal, sebaiknya Anda TIDAK KELUAR dari kerangka berikut ini.

"Apa yang akan Saya rasakan jika Saya melakukan ini?"
"Apa yang akan Saya rasakan jika Saya tidak melakukannya?"

Dengan terlatih jernih dalam melibatkan perasaan di dalam mengambil keputusan, Anda akan terlatih lebih baik untuk mengambil keputusan dalam cara yang lebih presisi. Intuisi Anda akan bisa diandalkan dan tidak akan menyesatkan.

Tips keputusan berbasis intuisi ini bisa membantu Anda.

DEMONSTRASIKAN PENGHARGAAN TERHADAP PERASAAN ORANG

Bukan hanya menghargai, tapi lebih dari itu demonstrasikanlah penghargaan Anda terhadap perasaan orang lain.

"Apa perasaan kamu kalo aku pilih yang ini?"
"Apa perasaan Anda jika Saya tidak melakukannya?"

Dengan menghargai emosi orang lain, orang lain juga akan menghargai emosi Anda. Dengan mendemosntrasikannya kepada orang lain, orang lain juga akan mendemonstrasikannya untuk Anda.

FEEL THE ENERGY NOT THE ANGRY

Manfaatkanlah apa yang disebut orang dengan "marah", sebagai alat bantu dan motivasi untuk bertindak produktif.

Belajarlah untuk mahir memisahkan "sebab kemarahan" dari "energi kemarahan". Saat Anda berhasil, Anda bisa melupakan sebabnya dan memanfaatkan energinya.

Cara yang mudah adalah dengan menjadikan apa yang pasti pernah Anda katakan ini menjadi sebuah skill. Sadarilah saat Anda mengatakannya. Latihlah mengatakannya dalam konteks positif.

"Awas ya..."
"Liat nanti..."
"Pada suatu saat..."
"Liat gue dua tahun lagi..."

Tempatkanlah ungkapan di atas dalam kerangka positive thinking, supaya energinya juga positif.

Dengan mampu mengelola energi emosi, Anda akan mendapatkan "turbo charge" untuk perjalanan Anda menuju sukses. Emosi Anda tidak lagi destruktif, ia telah menjadi bahan bakar.

Tips ini emosi mungkin bisa mengingatkan Anda kembali.

VALIDASI PERASAAN ORANG

Bukan hanya penghargaan, tapi juga tunjukkan bahwa perasaan orang lain itu memang "ada".

Tunjukkan empati, simpati, pengertian, dan PENERIMAAN akan keberadaan perasaan orang lain.

Latihlah kemampuan ber-empati dan ber-simpati Anda.

Jika Anda bisa menemukan bahwa emosi orang lain memang ada, maka mereka juga akan menemukan bahwa emosi Anda pun ada.

AMBIL NILAI POSITIF DARI BERBAGAI EMOSI

Latihlah paket-paket pertanyaan ini.

"Bagaimana rasanya?" dan "Apa yang bisa membuat Saya merasa lebih baik?"

"Bagaimana perasaan Anda?" dan "Apa yang bisa membuat Anda merasa lebih baik?"

Dengan terbiasa mengambil nilai positif, Anda akan makin pandai "menyamankan" perasaan Anda. Dengan perasaan yang nyaman, Anda akan bisa berjalan dengan melenggang.

BELAJARLAH MENDENGAR

DENGARLAH dengan EMPATI tanpa PENGHAKIMAN.

Mendengar, adalah keahlian yang paling sulit untuk dikuasai.

Dengan kemampuan mendengar yang lebih baik, orang lain akan lebih mendengarkan Anda.

Tips mendengar ini bisa membantu Anda.

HINDARI MEREKA DAN APA YANG MENYIKSA PERASAAN ANDA

Tentu saja, ini tidak bisa selalu Anda lakukan, tapi setidaknya, kurangilah kebersamaan Anda bersama mereka. Atau, cobalah berbagai cara agar Anda tidak berada di bawah kekuasaan psikologis mereka.

Cara yang paling tokcer, adalah "balas kejahatan dengan kebaikan." Dan dalam banyak hal, Anda pasti lebih mudah melakukannya. Dengan pilihan ini, Anda malah tidak menghindar tapi menghadapi dengan tenang. Alias, bersabar.

Menerima kiriman spam? Ya tinggal dihapus saja, nggak perlu marah.
Diejek orang? Senyum aja, walaupun kecut.

Memahami Perubahan

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

"I don't drop players. I make changes."

Asep Muhsin - Manager Diriku

Keputusan Intuitif Penuh Percaya Diri

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

SUPER KOMPUTER ANDA

Bayangkanlah seseorang menghadiahi Anda, sebuah komputer yang sederhana tapi amat powerful. Super komputer itu punya kemampuan untuk menjawab setiap pertanyaan yang Anda ajukan, dan sekaligus mampu memberi solusi untuk setiap permasalahan yang Anda hadapi.

Apa yang perlu Anda lakukan, hanyalah memprogram dengan benar setiap pertanyaan dan masalah Anda ke komputer itu. Kemudian, di saat yang tepat, komputer itu akan memberikan jawaban dan solusi yang akurat buat Anda. Enak ya?

Wow...woww... stop! Berhentilah membayangkan. Karena faktanya, Anda sudah punya komputer semacam itu. Di-install tepat di antara kedua telinga Anda. Ya, komputer Anda lebih canggih dari komputer manapun buatan manusia.

Apa yang membedakan antara orang yang berbahagia dan tidak berbahagia dengan segala hasil yang diperolehnya, adalah tingkat utilisasi alias pemanfaatan dari komputer yang ada di kepalanya. Seberapa jauhkah komputernya digunakan? Seberapa akurat, efektif, dan efisienkah mereka menggunakan komputernya?

Kemampuan menggunakan komputer yang di-install Tuhanlah, yang bisa membuat kita lebih maju, lebih baik, dan lebih berhasil. Berita bagusnya, ternyata tidak terlalu sulit untuk menerapkan user manual dari komputer super canggih kita, seperti yang berikut ini. Jika kita berhasil, maka segala hasil akan menjadi lebih berhasil.

INSINYUR GENIUS DAN SENIMAN NYENTRIK
Rata Kiri Kanan
Untuk memulai re-programming komputer Anda, pahamilah terlebih dahulu bahwa komputer alias otak Anda memiliki dua wilayah. Biasanya, wilayah ini dikenal dengan bagian kiri dan bagian kanan otak.

Pada intinya, diri Anda akan merasakan hal-hal yang baik dan positif, jika kedua wilayah ini mau bekerja sama dan saling mengimbangi. Menurut penelitian, kedua wilayah ini punya fungsi yang spesifik.

Otak bagian kiri Anda, cenderung bertanggung jawab untuk berbagai fungsi yang sifatnya linear, berurutan, teratur, dan terorganisir. Hobinya mengurutkan, menghitung, menganalisis, mengelompokkan, dan sebagainya. Ia berurusan dengan segala sesuatu yang verbal, matematis, dan ilmiah.

Itulah insinyur dari diri Anda. Titelnya, dijamin PhD pada setiap Anda. Perilakunya sangat berhati-hati. Penampilannya chic dan elegan. Cara kerjanya, adalah memproses berbagai fakta selangkah demi selangkah.

Di sisi kanan otak Anda, ada seorang seniman. Kelakuannya berbeda banget dari insinyur Anda yang nge-kost di sebelah kiri. Ia punya karakter yang lebih holistik, dan tindak-tanduknya cenderung spontan. Namanya juga seniman.

Caranya memandang segala sesuatu, adalah dengan melihat gambaran besarnya. Bukan detil seperti si insinyur. Apa yang dilihatnya, adalah segala sesuatu yang ada di belakang layar fakta, yaitu ide dan situasi.

Sebagai seniman, ia sangat kreatif, suka musik, dan punya kemampuan artistik. Dialah yang sering mengajak Anda untuk menari, bernyanyi, atau tertawa. Dia juga, yang punya cara intuitif dalam berpikir, merasakan, menyelesaikan masalah, dan mengambil keputusan.

Mari kita buktikan sesuatu. Lakukanlah ini sebelum Anda meneruskan membaca. Mari kita buktikan betapa powerfulnya pemahaman yang amat sederhana tentang kiri-kanan ini.

Pikirkanlah sebuah subyek, yang bisa membuat Anda stress saat ini. Soal keuangan, soal situasi kerja, soal target, soal sekolah anak Anda, soal kebiasaan buruk, soal jodoh mungkin. Apa saja yang bisa membuat Anda stress sekarang juga.

Sudah? Sekarang rasakan stressnya. Dan ketahuilah, bahwa yang stress adalah otak kiri Anda. Kini sedang terjadi ketidakseimbangan di otak Anda. Dan itu, bisa membuat komputer Anda hang.

Mari kita lakukan balancing. Sekarang Anda aktifkan otak kanan Anda, dengan mencari apapun yang menyenangkan, meringankan, atau bisa menunjukkan betapa di sela segala persoalan Anda, masih ada cukup banyak hal-hal positif dan baik yang bisa Anda rasakan. Lihatlah betapa beruntungnya Anda. Lihatlah orang lain yang kurang beruntung. See the good things! Yang dulu, yang sekarang, dan yang mungkin akan datang. Temukanlah berbagai hikmah.

Tidak ada? Masya Allah, pasti ada!

Sudah? Bagus. Apa yang Anda rasakan detik ini adalah kondisi otak Anda yang sudah kembali balanced. Kemungkinan hang sudah mengecil. Bahkan, Anda mungkin sedang tersenyum sekarang.

Sangat powerful bukan?

Mulai sekarang, biasakanlah ini. Saat Anda stress atau manyun, katakanlah pada diri Anda:

"Ola...la.... otak kiri Saya sedang ngadat. Sisi kiri otak Saya sedang pusing tujuh keliling."

Lalu, lakukanlah balancing dengan mengaktifkan sisi kanan otak Anda.

"Tapi... otak kanan saya melihat, merasakan, mendengarkan banyak hal yang positif dan menyenangkan, misalnya..."

Selamat, Anda telah berhasil menguasai Bab I user manual otak Anda. Sekarang kita lanjutkan.

KEPUTUSAN INTUITIF

Jika Anda sudah menghitung secara matematis, melakukan analisis, menerapkan berbagai teknik yang ilmiah, apakah itu sudah menjadi jaminan dari kesuksesan Anda?

Berapa banyak yang meleset? Berapa banyak yang buyar dan tak sesuai rencana? Berapa banyak yang malah ngalor ngidul nggak karuan?

Apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaikinya? Bagaimana mengembalikannya ke jalur? Bagaimana supaya tetap di rel?

Itu, bisa dilakukan dengan fleksibilitas, keluwesan, manuver, kreatifitas, modifikasi, adaptasi, dan turn around. Ketahuilah, yang ahli tentang hal itu adalah otak kanan Anda. Sang seniman. Ketahuilah, itu adalah intuisi.

Jadi, apa yang juga super penting bagi Anda, adalah kemampuan untuk mengambil keputusan yang intuitif. Keputusan yang bisa melihat segalanya dalam bentuk big picture. Generalis. Itulah sebabnya, ada pangkat tertinggi yang dinamai dengan "jenderal".

Keputusan intuitif, adalah keputusan yang lebih dari sekedar reportase detil dan fakta. Ia mengintegrasikan seluruh kemampuan, skill, dan knowledge Anda. Keputusan intuitif, selalu lebih superior seperti kewibawaan seorang jenderal perang. Apapun yang Anda punya, di tangannya akan diramu secara simultan menjadi sebuah menu yang bisa diandalkan.

Bagaimana melatih keputusan Anda agar intuitif? Kita masuk ke Bab II.

Ada empat kualitas mental yang perlu Anda latih, agar Anda bisa meningkatkan kemampuan intuitive decision making Anda.

Pertama, percayalah penuh dan yakinlah pada intuisi Anda. Percayalah seperti anak-anak mempercayai sesuatu. Poloslah, kekanak-kanakanlah. Go with the flow. Istirahatkan sebentar otak kiri Anda. Sang insinyur itulah yang paling sering berkata pada diri Anda:

"Ah, masak sih?"
"Apa iya?"
"Kayaknya nggak gitu deh."
"Idihh, nggak ilmiah tuh."

Kedua, berpikirlah positif. Caranya, bersikaplah kalem, rileks, dan senang hati dengan apapun hasil yang telah dicapai saat ini. Bersikaplah easygoing. Supaya apa? Supaya sang seniman di kepala Anda nggak stres. Anda bayangkan saja, jika seorang seniman dipaksa-paksa, diatur begini-begitu. Seniman gondrong disuruh potong rambut misalnya. Seniman mana sih yang mau? Kecuali ia sendiri yang memutuskan.

Ketiga, PD-lah dalam berharap. Makin positif Anda, makin PD Anda, akan makin tajam dan cepatlah intuisi dan solusi Anda meluap keluar. PD-lah bahwa segala sesuatu akan berjalan dengan baik. Gabunglah ini dengan mempekerjakan sang insinyur. Kombinasikan dengan riset, analisis, dan fakta.

Di satu sisi, Anda mengumpulkan, mengoleksi, dan mengorganisir berbagai data atau fakta yang positif dan baik dalam segala sesuatu, dan di sisi lain, Anda membangun sikap optimis dan positif. Maka, keseluruhan otak Anda akan bekerja dengan jenius.

Keempat, dengarlah. Dengarlah intuisi Anda. Kesalahan terbesar yang membatalkan kesuksesan, adalah seringnya Anda mengabaikan intuisi yang sudah serak berteriak. Ujung-ujungnya:

"Duh... coba kemarin aku ambil kesempatan itu ya?"
"Sayang banget waktu itu aku nggak langsung sikat."
"Padahal, itu udah lewat di kepala gua..."

MEMANFAATKAN KEPUTUSAN INTUITIF

Di mana model keputusan ini bisa digunakan?

Pertama, di area hubungan pribadi Anda dengan seseorang. Suami Anda, istri Anda, anak Anda, ayah dan ibu Anda, dan sebagainya. Intuisi Anda hampir selalu akurat tentang apa yang perlu Anda katakan atau lakukan kepada mereka. Anda pasti akan membuktikannya.

Kedua, di dalam bisnis dan profesi Anda. Buktikanlah ini dalam memimpin, menjual, atau berpresentasi.

Ketiga, di area pilihan. Saat Anda harus memilih, gunakan intuisi Anda. Gunakanlah intuisi Anda saat menjual, interview, bertahan atau meninggalkan pekerjaan, membuka bisnis baru, dan sebagainya.

Keempat, di area masalah apapun yang kini sedang Anda hadapi. Beginilah cara mengimplementasikannya.

Anda definisikan dengan jelas masalah Anda. Sebisa mungkin tertulis.

1. Apa sih yang ingin Anda capai, apa yang ingin Anda hindari, apa yang ingin Anda pertahankan?

2. Apakah itu hanya satu masalah saja, atau kumpulan dari masalah-masalah? Apa lagi masalah lainnya? Apa masalah itu real, atau hanya gejala dari masalah lain yang tersembunyi?

3. Risetlah, eksplorasilah. Adakah orang lain yang pernah punya masalah yang sama? Apa yang dilakukan orang itu? Bagaimana ia berhasil menyelesaikannya? Anda, tidak perlu re-invent the wheel. Bukan zamannya lagi, sebab sekarang semua sudah ada. Terapkanlah ATM, amati, tiru, modifikasi. Sesuaikanlah, adaptasilah. Bertanyalah, berdiskusilah. Dan jangan lupa, tulislah. Menulis adalah bagian penting dari proses intuitif.

Ulangi beberapa kali langkah nomor tiga di atas. Lakukan pengulangan ini dengan berbagai cara. Intuisi Anda akan mulai terbangun. Jika Anda merasa mentok, ulangi saja langkah satu sampai tiga sekalian. Intuisi Anda akan mulai terbangun.

Masih mentok juga? Beristirahatlah, dan lakukan satu kali lagi menjelang tidur. Setelah itu, katakan begini kepada alam bawah sadar Anda:

"Sekarang, giliran kamu yang kerja!"

Tidurlah dan temukanlah sesuatu besok pagi.

Belum juga? Ya sudah, lakukan saja sampai berhari-hari.

INTUITIVE DECISION YANG TEPAT

Ada cirinya.

1. Datangnya secepat kilat, detil, dan lengkap. Anda pasti tahu ini: A-ha! Wow! Yes! Cling! (ada lampunya di atas kepala...)

2. Sederhana. Anda bahkan tidak pernah membayangkan sebelumnya. Nggak pernah kepikiran. Anda terkaget-kaget, karena selama ini ia justru bersembunyi di bawah hidung Anda sendiri. Jadi.... itu toh?!

3. Semua yang dipersyaratkan, ada dalam kapabilitas dan sumber daya Anda. Anda bisa melakukannya sekarang, dengan apa yang Anda punya, dari tempat Anda duduk saat ini.

4. Penuh joy dan energi. Membuat Anda tak sabar ingin meng-implementasi. Anda, bisa kagum pada diri Anda sendiri. Gilee cing...!

Bangkitlah Kamu atau Kusuntik Mati Saja

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Judulnya agak terlalu kejam. Mohon maaf Bapak, Ibu, dan Saudara yang budiman, sebab saya punya alasan. Untuk setiap kegagalan dan keterpurukan, memang diperlukan perlakuan yang istimewa. Jika jatuhnya dalam, maka perlu waktu lama untuk sampai kembali ke bibir jurang. Jika tenggelamnya sampai ke dasar, maka butuh energi besar untuk kembali ke permukaan.

Berkaitan dengan kegagalan dan keterpurukan, kata-kata bisa menjadi penyemangat, atau malah jadi racun yang lebih mematikan. Ia bisa membangkitkan, atau malah bisa fatal karena terlanjur disuntikkan.

DARI SETBACK MENJADI COMEBACK

Tips berikut ini berasal dari materi oleh Herbert Gordon. Isinya tentang bagaimana sebuah kebangkitan bisa diciptakan, setelah terlanjur jatuh dan terpuruk. Anda mungkin pernah mengalaminya. Anda mungkin akan mengalaminya. Anda mungkin sedang mengalaminya. Ingatlah baik-baik tips ini, agar Anda bisa segera bangkit kembali, tak terlalu lama setelah terpuruk dan jatuh.

IDENTIFIKASI APA YANG BISA ANDA KONTROL DAN YANG TIDAK

Buatlah dua buah daftar atau inventori, yang satu berisi berbagai hal yang bisa Anda kontrol, dan yang satu lagi berisi hal-hal yang tidak bisa Anda kontrol. Berbagai hal itu, adalah segala sesuatu yang (mestinya) bisa membantu Anda mencapai kesuksesan atau keberhasilan.

Ingatlah bahwa sebagian besar "sebab" pada dasarnya bisa Anda kontrol, dan sebagian besar "akibat" memang tidak bisa Anda kontrol.

Misalnya, berlatih olahraga bulutangkis sekeras mungkin, atau melakukan prospecting penjualan asuransi sebanyak mungkin, berada dalam kontrol Anda.

Tapi, menjadi juara pertama dalam olahraga bulutangkis dengan segala kualifikasinya, atau mencapai omzet penjualan asuransi terbesar se-Indonesia, adalah di luar kontrol Anda.

Jika sesuatu berada di dalam kontrol Anda, Anda boleh menyesal karena tidak memaksimalkannya. Sebaliknya, jika sesuatu tidak berada di dalam kontrol Anda, maka Anda harus mau merelakannya.

Lakukanlah inventori dan identifikasi ini dengan obyektif dan tidak terjebak pada blame game.

DARI BITTER MENJADI BETTER

Jika Anda seperti kebanyakan orang lain, maka ketahuilah bahwa kritikus paling ulung bagi diri Anda, adalah diri Anda sendiri. Kata-kata dan pikiran Anda, sering Anda jadikan cambuk yang terus memecut perasaan Anda. Keduanya, berubah menjadi kata buruk dan pikiran buruk. Lebih buruk lagi, atas kata dan pikiran buruk itu, Anda pecut lagi dengan kata buruk dan pikiran buruk berikutnya. Demikian seterusnya. Bagaimanakah buruknya perasaan Anda karena semua itu?

"Ah, saya gagal lagi."
"Saya memang bodoh."
"Ya gusti... mengapa saya kok bodoh sekali."

You feel bad about feel bad.

Lupakan apa pun yang tak bisa Anda kontrol. Dan jika Anda menemukan ada hal yang (mestinya) bisa Anda kontrol, segeralah meng-assess pikiran dan perasaan Anda saat itu juga.

"Ya, Elu enak aja Pak Sopa bisa ngomong gitu. Pan Gua nyang ngalamin! Elu kagak!"

Ya. Anda benar. Dan satu-satunya sebab bahwa Anda tidak bisa mengganti ungkapan itu dengan sesuatu yang lebih positif, adalah karena Anda memang tidak mencoba menggantinya. Anda, hanya mengungkapkan apa yang Anda rasakan. Mulai sekarang, cobalah untuk menggantinya dengan yang lebih positif. Itulah yang akan membuat Anda mampu bangkit.

Saat pikiran negatif mulai berseliweran di kepala Anda, segeralah terapkan pada diri Anda sendiri sebuah teknik yang disebut dengan "Hapus dan Ganti". Ucapkan "Hapus dan Ganti" itu dengan tegas kepada diri Anda sendiri.

"Saya memang bodoh."
"Hapus itu. Ganti dengan..."

Lanjutkan kalimat itu dengan:

"Saya telah gagal dan salah. Sekarang saya tahu yang lebih baik, maka saya akan melakukan yang lebih baik."

JANGAN HUKUM ORANG YANG TAK BERSALAH

Willie Jollie pernah mengatakan "the past is a place of reference; not a place of residence." Kebanyakan orang yang jatuh dan terpuruk, secara bertubi-tubi menghukum diri mereka sendiri. Mereka membiarkan dirinya bertempat tinggal di masa lalu.

Mungkin saja Anda masih menyesali dan menangisi, apapun kesalahan yang telah terlanjur terjadi di masa lalu. Kesalahan kemarin, kegagalan minggu lalu, jatuhnya bisnis setengah tahun lewat, hancurnya hidup Anda dua tahun belakangan, dan seterusnya. Dan Anda, mungkin masih melanjutkan penghukuman pada diri sendiri sampai dengan hari ini.

Ketahuilah, Anda telah menghukum orang yang salah.

Ketahuilah, Anda yang kemarin dan Anda hari ini adalah dua manusia yang berbeda. Anda yang lalu telah gagal dan bersalah, tapi Anda yang hari ini telah berhasil belajar dan berubah. Anda yang hari ini adalah korban tak berdosa. Ia sama sekali tidak bersalah. Dan jika Anda tetap menghukumnya, maka Anda telah semena-mena.

Jangan hukum orang yang tak bersalah.

Jika Anda telah mengatakan "Sekarang saya tahu yang lebih baik, dan saya akan melakukan yang lebih baik", maka berilah maaf pada diri Anda yang hari ini. Itulah yang lebih baik, yang akan membuat segalanya menjadi lebih baik.

Bagaimana jika Anda yang di masa lalu masih dihukum oleh orang lain? Ingatlah bahwa...

PENDAPAT ORANG TIDAK HARUS MENJADI REALITAS ANDA

Anda yang sekarang adalah bukan Anda yang lalu. Anda yang sekarang adalah Anda yang telah berhasil belajar dari masa lalu.

Maka jika orang lain melewatkan kesempatan untuk memanfaatkan apa yang Anda punya hari ini, jika mereka melupakan kemampuan Anda sekarang, jika mereka tak memandang keahlian dan bakat Anda saat ini, jika mereka meremehkan kehebatan Anda kini, ketahuilah, bahwa merekalah yang telah merugi, dan Anda tidak sama sekali.

Apa yang perlu Anda katakan kepada diri Anda sendiri adalah "Beberapa akan, beberapa tidak akan, so what, next."

"Beberapa kesempatan dan peluang akan terbuka untuk saya. Beberapa mungkin tidak. So what. Apa berikutnya?"

Teruslah bergerak. Mengapa? Sebab...

GAGAL TIDAKLAH PERMANEN KECUALI ANDA BERHENTI

Berita jelek: Sukses tidak permanen. Setelah Anda mencapainya, Anda harus terus berupaya agar tetap di sana.
Berita bagus: Gagal juga tidak permanen, kecuali seseorang memutuskan untuk berhenti.

Berhentilah sebentar saja untuk melakukan evaluasi. Gunakanlah kembali prinsip-prinsip dalam tips ini. Kemudian, fokuslah pada kesempatan dan peluang berikutnya yang sudah mengantri di hadapan Anda.

Next please!

KESEMPATAN BARU MENYEMBUHKAN LUKA LAMA

Inilah pentingnya terus bergerak. Sebab setiap kesempatan baru yang Anda songsong, sangat berpeluang menjadi obat. Coba Anda resapi puisi yang saya buat untuk Anda hari ini.

Seseorang telah terluka


Segera setelah ia mengalami, duduklah ia terdiam

di pojok gelap menyendiri merasakan perihnya


Tak lama kemudian, mulailah ia menjilati lukanya,

berharap ia sembuh segera


Terus ia lakukan dengan penuh harap di bawah bayang-bayang sisa kepedihannya


Setelah waktu berlalu, seseorang kemudian datang membuka pintu

Cahaya terang menerobos menyiram bekas lukanya


Ia mengajak, mari keluar mari bermain

Ayo kita temui seseorang, dan kita bersenang-senang


Just like that

and the fun begins again!

Hal yang persis sama, bisa juga bekerja untuk kegagalan dan keterpurukan Anda. Jangan hanya duduk terdiam dan menjilati luka. Tataplah sekeliling Anda untuk berbagai kesempatan dan peluang baru.

KESIMPULAN

Jadi bagaimana, masihkah Anda mau menggeletak terkapar di tempat becek dan basah di bawah situ? Atau marilah sambut tangan saya, mari bangkit bersama menyongsong segala kesempatan baru!

Ayolah, sebelum saya terlanjur berpikir lebih jauh untuk menyuntik mati saja Anda.

Saya Ingin Anda Sukses,
Saya Harus Membuat Anda Sukses.

Kenapa Tidak punya Mobil ?

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Tampang bingung. Itulah gambaran yang bisa dilukiskan di wajah seorang bocah 6 tahun, saat melihat lalu-lalangnya kendaraan di jalan. Bocah itu seakan tidak memperdulikan hilir mudik orang-orang yang melaluinya bahkan ada beberapa orang yang hampir menendangnya. Dia pun seakan tidak senang saat beberapa orang yang lewat memasukan uang receh ke dalam kaleng yang sengaja di simpan di depannya.

“Sudah dapat berapa Ujang?” sapa seorang wanita umur 40 tahunan yang mengagetkan si Ujang. Si Ujang menengok wanita yang nampak lebih tua dari umur sebenarnya. Wanita itu tiada lain adalah ibunya yang sama-sama membuka praktek mengemis sekitar 100-200 meter dari tempat si Ujang mengemis.

“Nggak tahu Mak, hitung aja sendiri,” jawab si Ujang sambil melihat kaleng yang ada di depannya. Tanpa menunggu wanita yang dipanggil Emak itu mengambil kaleng yang ada di depan si Ujang. Kemudian isi kaleng tersebut ditumpahkan ke atas kertas koran yang menjadi alas mereka duduk.

“Lumayan Ujang, bisa membeli nasi malam ini. Sisanya buat membeli kupat tahu besok pagi.” Kata si Emak sambil tersenyum lebar, karena rezeki malam itu lebih banyak dari hari-hari biasanya.

“Mak…” kata si Ujang tanpa menghiraukan ucapan ibunya, “koq orang lain punya mobil? Kenapa Emak nggak punya?” Tanya si Ujang sambil menatap wajah ibunya.

“Ah, si Ujang mah, aya-aya wae, boro-boro punya mobil, saung aja kita mah nggak punya.” kata si Emak sambil tersenyum. Si Emak kemudian membungkus uang yang telah dipisahkannya untuk besok dengan sapu tangan yang sudah lusuh dan dekil.

“Iya, tapi kenapa Mak?” Rupanya jawaban si Emak tidak memuaskan si Ujang.

“Ujang …. Ujang….” kata si Emak sambil tersenyum. “Kita tidak punya uang banyak untuk membeli mobil.” kata si Emak mencoba menjelaskan. Tetapi nampaknya si Ujang belum puas juga,

“Kenapa kita tidak punya uang banyak Mak?” tanyanya sambil melirik si Emak.

“Kitakan cuma pengemis, kalau orang lain mah kerja kantoran jadi uangnya banyak.” kata si Emak yang nampak akan beranjak. Seperti biasa sehabis matahari tenggelam si Emak membeli nasi dengan porsi agak banyak dengan 3 potong tempe atau tahu. Satu potong untuk si Emak sedangkan 2 potong untuk si Ujang anak semata wayangnya.

Sekembali membeli nasi, si Ujang masih menyimpan pertanyaan. Raut wajah si Ujang masih nampak bingung.

“Ada apa lagi Ujang?” kata si Emak sambil menyeka keringat di keningnya.

“Kenapa Emak nggak kerja kantoran saja?” tanya si Ujang dengan polosnya.

“Siapa yang mau ngasih kerjaan ke Emak, Emak mah orang bodoh, tidak sekolah.” Jawab si Emak sambil membuka bungkusan yang dibawanya.

“Udah …, sekarang makan dulu mumpung masih hangat!” Kata si Emak sambil mendekatkan nasi ke depan si Ujang. Si Ujang yang memang sudah lapar langsung menyantap makanan yang ada di depannya.

“Kenapa Emak nggak sekolah?” tanya si Ujang sambil mengunyah nasi plus tempe.

“Orang tua Emak nggak punya uang, jadi Emak nggak bisa sekolah.”

“Ujang bakal sekolah nggak?” kata si Ujang sambil menatap mata si Emak penuh harap.

Emak agak bingung menjawab pertanyaan si Ujang. Lamunan Emak menerawang mengingat kembali mendiang suaminya, yang telah mendahuluinya. Mata si Emak mulai berkaca-kaca. Karena gelapnya malam, si Ujang tidak melihat butiran bening yang mulai menuruni pipi wanita yang dipanggil Emak tersebut. Karena tak kunjung dijawab, si Ujang bertanya lagi

“Kalau Ujang nggak sekolah, nanti kayak Emak lagi dong. Iya kan Mak?”

Pertanyaan Ujang makin menyesakan dada si Emak. Siapa yang ingin punya anak menjadi pengemis, tetapi si Emak bingung harus berbuat apa. Si Emak cuma melanjutkan menghabiskan nasi sambil menahan tangisnya. Akhirnya si Ujang pun diam sambil mengunyah nasi yang tinggal sedikit lagi. Deru mesin mobil menemani dua insan di pinggir jalan yang sedang menikmati rezeki Allah SWT yang mereka dapatkan. Diterangi lampu jalan mereka pun mulai berbenah untuk merebahkan diri. Di kepala si Ujang masih penuh tanda tanya, mau jadi apa dia kelak. Apakah akan sama seperti Emaknya saat ini?


Kok Belum Berhasil Juga Sih !

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Sering kali setelah kita berusaha dan berdo’a untuk meraih sesuatu atau terlepas dari suatu kesulitan, hasil yang kita harap seperti jauh panggang dari api. Padahal bisa jadi kita sudah berusaha sekuat tenaga. Kita juga tidak lepas dari memanjatkan do’a kepada Allah SWT agar apa yang kita harapkan segera tercapai, tetapi mengapa tidak berhasil juga?

Bagi orang yang beriman, sebaiknya kita kembalikan saja kepada Allah SWT. Kita yakin dibalik kesulitan yang kita hadapi ada hikmah yang belum kita ketahui. Misalnya bisa saja Allah memang memperlambat dalam mengabulkan do’a kita seperti dikatakan dalam sebuah hadits:

Tidak ada seorang Muslim yang menghadapkan mukanya kepada Allah untuk berdo’a, kecuali Allah memberikannya (memenuhinya), kadang dipercepat dan kadang diperlambat. (HR Ahmad dan Hakim)

Atau bisa saja apa yang kita harapkan memang tidak baik bagi kita.

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS Al Baqarah:216)

Bisa juga merupakan ujian kepada Allah karena kita termasuk orang yang beriman.

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS Al ‘Ankabuut:2)

Mungkin sengaja Allah simpan untuk diakhirat nanti.

Tidak ada seorang Muslim pun yang berdo’a dengan suatu do’a yang bukan do’a menyangkut dosa atau menyangkut memutuskan silaturahim, kecuali Allah akan memberinya dengan salah satu dari tiga kemungkinan: segera dipenuhi-Nya do’a tersebut, atau disimpan-Nya sebagai simpanan pahala di akhirat, atau dihindarkan-Nya dia dari kecelakaan atau kejelekan yang sebanding. Mereka (para sahabat) bertanya: bagaimana kalau kami memperbanyak? Rasul menjawab: Allah akan memperbanyak lagi. (HR Ahmad, Bazzar, Abu Ya’la, dan Hakim)

Oleh karena itu, tetaplah berusaha, tetaplah berdo’a serta tetap menjaga pikiran positif terhadap yang menimpa kita. Insya Allah, semua yang kita lakukan (baik do’a dan usaha) tidak akan sia-sia. Selalu membawa hasil, hanya saja mungkin berbeda dengan apa yang kita pikirkan sebelumnya.


Penjual Tempe

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Ada sebuah kampung di pedalaman Tanah Jawa. Di situ ada seorang perempuan tua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri.

Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untuk pergi menjual tempenya, tiba tiba dia tersedar yang tempenya yang diperbuat daripada kacang soya hari itu masih belum menjadi, separuh jadi. Kebiasaannya tempe beliau telah masak sebelum bertolak. Diperiksanya beberapa bungkusan yang lain. Ternyatalah memang kesemuanya belum masak lagi.

Perempuan tua itu berasa amat sedih sebab tempe yang masih belum menjadi pastinya tidak akan laku dan tiadalah rezekinya pada hari itu. Dalam suasana hatinya yang sedih, dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahawa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahawa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu diapun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa , “Tuhan , aku memohon kepadaMu agar kacang soya ini menjadi tempe. Amin” Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat yakin bahawa Tuhan pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itu menjadi tempe. Namun, dia termenung seketika sebab kacang tu masih tetap kacang soya.

Namun dia tidak putus asa, sebaliknya berfikir mungkin doanya kurang jelas didengar oleh Tuhan. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya semula dan berdoa lagi. “Tuhan, aku tahu bahawa tiada yang mustahil bagiMu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat menjual tempe kerana inilah mata pencarianku. Aku mohon agar jadikanlah kacang soyaku ini kepada tempe, Amin”.
Dengan penuh harapan dan debaran dia pun sekali lagi membuka sedikit bungkusan tu. Apakah yang terjadi? Dia termangu dan hairan apabila tempenya masih tetap begitu!!

Sementara itu hari pun semakin meninggi sudah tentu pasar sudah mula didatangi ramai orang. Dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum terkabul. Walaubagaimanapun kerana keyakinannya yg sangat tinggi dia bercadang untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu.

Perempuan tua itu pun berserah pada Tuhan dan meneruskan pemergian ke pasar sambil berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak. Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi semasa perjalanannya ke pasar. Sebelum keluar dari rumah, dia sempat mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. “Tuhan, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju ke pasar, Engkau kurniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah tempe ini. Amin”.

Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak lupa membaca doa di dalam hatinya. Sesampai sahaja di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya. Hatinya betul-betul yakin yang tempenya sekarang mesti sudah menjadi. Dengan hati yg berdebar-debar dia pun membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe yang ada.
Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.
Apa yang terjadi? Tempenya masih belum menjadi!! Dia pun kaget seketika lalu menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya sudah mula merasa sedikit kecewa dan putus asa kepada Tuhan kerana doanya tidak dikabulkan. Dia berasakan Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan padanya, inilah satu-satunya punca rezekinya, hasil jualan tempe. Dia akhirnya cuma duduk sahaja tanpa mempamerkan barang jualannya sebab dia berasakan bahawa tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh menjadi.

Sementara itu hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah mula kurang. Dia meninjau-ninjau kawan-kawan sesama penjual tempe, tempe mereka sudah hampir habis. Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi
kenyataan bahawa hari ini tiada hasil jualan yang boleh dibawa pulang. Namun jauh di sudut hatinya masih menaruh harapan terakhir kepada Tuhan, pasti Tuhan akan menolongnya. Walaupun dia tahu bahawa pada hari itu dia tidak akan dapat pendapatan langsung, namun dia tetap berdoa buat kali terakhir, “Tuhan, berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum menjadi ini.” Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.

“Maaf ya, saya ingin bertanya, Makcik ada tak menjual tempe yang belum menjadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar ini untuk mencarinya tapi masih belum berjumpa lagi.” Dia termenung dan terpinga-pinga seketika. Hatinya terkejut sebab sejak berpuluh tahun menjual tempe, tidak pernah seorang pun pelanggannya mencari tempe yang belum menjadi. Sebelum dia menjawab sapaan wanita di depannya itu, cepat-cepat dia berdoa di dalam hatinya “Tuhan, saat ini aku tidak mahu tempe ini menjadi lagi. Biarlah tempe ini seperti semula, Amin”. Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Alangkah seronoknya dia, ternyata memang benar tempenya masih belum menjadi! Dia pun rasa gembira dalam hatinya dan bersyukur pada Tuhan.

Wanita itu pun memborong habis kesemua tempenya yang belum menjadi itu. Sebelum wanita tu pergi, dia sempat bertanya wanita itu, “Mengapa hendak membeli tempe yang belum jadi?” Wanita itu menerangkan bahawa anaknya yang kini berada di England teringin makan tempe dari desa. Memandangkan tempe itu akan dikirimkan ke England, si ibu tadi kenalah membeli tempe yang belum jadi lagi supaya apabila sampai di England nanti akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe yang sudah menjadi, nanti di sana tempe itu sudah tidak elok lagi dan rasanya pun kurang sedap.

Perempuan tua itu pun kehairanan dan berfikir rupa-rupanya doanya sudah pun dimakbulkan oleh Tuhan…


Perjalanan Seorang Pahlawan

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Bila Anda pernah melahap cerita-cerita hikayat atau mitos — baik dari dunia Timur seperti kisah Pandawa Lima dari Mahabharata, dari dunia Barat seperti mitos Hercules atau Odysseus, dari dunia dongeng seperti kisah Snow White dan Cinderella, dari dunia silat seperti kisah Kwee Ceng atau Thio Bu-ki, atau kisah dari dunia antar galaksi seperti Luke Skywalker dalam Star Wars, atau dongeng masa kini seperti kisah Frodo dalam Lord of the Rings dan Harry Potter — Anda akan menemukan sebuah benang merah dari cerita-cerita tersebut. Kesamaan tersebut terletak pada jalan hidup para pahlawan-pahlawan yang oleh ahli mitologi Joseph Campbell disebut Hero’s Journey.

Jalan hidup para pahlawan tersebut, menurut Campbell, selalu melewati 6 tahap penting: innocence, the call, initiation, allies, breakthrough, dan celebration. Pada tahap innocence, mereka adalah orang biasa. Kemudian mereka tiba-tiba mendapatkan panggilan hidup (the call) yang tidak bisa ditolak. Panggilan tersebut mengharuskan mereka melewati cobaan-cobaan berat (initiation). Untuk melewati cobaan tersebut, mereka sering dibantu beberapa teman-teman setia (allies) yang akhirnya membawa mereka mencapai terobosan (breakthrough) dan keberhasilan (celebration).

Keenam tahap tersebut bisa juga dianalogikan dengan perjalanan hidup manusia, mulai dari keberadaan di dalam rahim ibu (innocence), kelahiran (the call), kerentanan sebagai seorang bayi (initiation), keberadaan orang tua sebagai pelindung (allies), belajar mandiri (breakthrough), dan menjadi mandiri (celebration). Tahap tersebut kemudian berulang lagi ketika kita menginjak usia remaja, dewasa, paro baya, dan usia senja.

Kisah para pahlawan tersebut memang kisah fiktif, tetapi kisah mereka adalah kisah kita semua. Kita mengidolakan mereka karena di alam bawah sadar, kita bisa mengidentifikasikan kisah-kisah mereka dengan pergelutan kita sendiri. Dan tentu saja kisah para pahlawan tersebut juga merupakan kisah para inovator dan wiraswasta. Untuk berhasil, tidak ada jalan pintas. Jangan pernah percaya akan janji-janji yang bisa menawarkan Anda kesuksesan dengan cepat tanpa cucuran keringat (dan sering keringat tersebut adalah keringat dingin). Semua kisah sukses harus melewati tahapan-tahapan tersebut yang jelas tidak semuanya memberikan kegembiraan.

Dalam dunia inovasi dan kewiraswastaan, tahap innocence bisa diibaratkan dengan kehidupan kita yang sebelumnya tenang-tenang saja mengikuti arus. Tiba-tiba sebuah ide cemerlang atau krisis datang, yang juga sekaligus menandai kedatangan fase the call. Ide atau krisis tersebut hadir sedemikian kuatnya sehingga kita terpaksa bertindak. Namun kita ternyata menghadapi banyak halangan dan cobaan. Ide yang kita anggap bagus, ketika coba dijual ke orang lain, ternyata hanya disambut dengan cibiran atau sikap masa bodo. Itulah tanda-tanda bahwa kita telah masuk ke tahap initiation. Tahap ini sangat berbahaya karena banyaknya calon pahlawan yang kembali menjadi orang biasa karena tidak berhasil melewati fase ini. Di sinilah dibutuhkan allies untuk membantu kita. Sukses tidak bisa datang dengan berjuang seorang diri. Snow White membutuhkan tujuh kurcaci, Frodo membutuhkan Sam dan kelompok yang dipimpin penyihir Gandalf, dan Kwee Ceng membutuhkan Oey Yong. Anda juga harus mencari para pendukung setia Anda. Tanpa itu, perjalanan berat tersebut mungkin tidak bisa Anda lalui.

Jika Anda berhasil menemukan allies, dengan bantuan mereka, Anda baru bisa mencapai fase breakthrough. Ide atau inovasi Anda mulai diterima, walau belum secara luas. Tetapi dengan ketabahan dan strategi yang benar, ide Anda akan semakin diterima sehingga bisa mencapai tingkatan terakhir, celebration.

Untuk perusahaan, perjalanan yang sama dalam memperkenalkan produk baru ke pasaran juga harus melewati siklus serupa. Inovasi baru belum tentu diterima pasar dengan tangan terbuka. Tahap inisiasi dalam bentuk the chasm-nya Gordon Moore selalu penuh dengan jebakan (baca juga: Inovasi, Lewatilah Jurang Ini!). Untuk melewati jebakan tersebut, perusahaan harus menjalin aliansi dan kerja sama dengan pihak-pihak luar untuk mempercepat penetrasi produknya. Aliansi tersebut juga bisa melibatkan para calon konsumen dengan melibatkan mereka dalam proses pengembangan produk baru, misalnya melalui prototyping atau mengundang para lead users. Setelah aliansi terjalin, dan diiringi dengan strategi peluncuran produk baru yang benar, keberhasilan baru akan mendekat.

Perjalanan melewati keenam tahap tersebut tentu membutuhkan waktu. Anda mungkin tidak sabar dan ingin cepat-cepat tiba di tujuan. Tetapi itu tidak mungkin. Karena itu, berusahalah melewati setiap tahap dengan gembira karena setiap tahap sebenarnya menawarkan kita hadiah besar. Tahap innocence memberi kita kesempatan melakukan refleksi diri. The call memberi kita motivasi untuk bergerak maju. Initiation memberi kita pelajaran berharga, termasuk pelajaran melalui kegagalan dan cucuran air mata. Tahap ini juga sering memaksa kita mendefinisi ulang hidup dan prioritas kita. Allies memberikan kita dukungan untuk terus maju dan membantu kita melihat masalah melalui perspektif yang berbeda. Breakthrough membawa kita ke dunia dan pengalaman baru. Dan tahap terakhir celebration memberi kita kepuasan jiwa dan kegembiraan. Setelah itu, Anda akan masuk lagi ke tahap innocence yang memungkinkan Anda menyaring pelajaran dari perjalanan terdahulu untuk membantu perjalanan Anda yang berikutnya.

Karena itu, ketika Anda bercermin, lihatlah diri seorang pahlawan dalam cermin tersebut. Jalan hidup para pahlawan adalah jalan hidup Anda juga. Jalanilah hidup seperti mereka. Maju terus tetapi jangan pernah mengharapkan perjalanan yang mulus. Perjalanan penuh rintangan adalah ujian buat Anda agar semakin kuat dan dewasa. Jangan takut juga menempuh jalan yang jarang ditempuh orang lain. Para inovator selalu menempuh jalan yang jarang dilewati orang lain. Camkanlah selalu kata-kata indah dalam puisi terkenal Robert Fross, The Road Less Taken:


Karya Jangan Dihambat Usia

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Pembaca, sebenarnya tidak ada kata terlalu muda ataupun terlalu tua untuk mencapai apa yang ingin Anda raih.

Cobalah pertimbangkan kehidupan orang-orang ini: George Burns memperoleh piala Oscar ketika usianya sudah mencapai 80 tahun, Golda Meir menjadi Perdana Menteri Israel pada usia 71 tahun, Mozart baru berusia 7 tahun ketika komposisinya diterbitkan untuk pertama kali, Moses mulai melukis ketika dia berusia 80 tahun.

Dia telah menyelesaikan lebih dari 1.500 buah lukisan selama hidupnya, dan 25% dari lukisannya diselesaikan ketika dia berusia 100 tahun, Benyamin Franklin menerbitkan surat kabar ketika dia berusia 16 tahun, dan dia membantu menyusun kerangka UUD Amerika Serikat ketika dia berusia 81 tahun.

Michaelangelo berusia 71 tahun ketika dia mengukir Basilika St.Petrus, S.I. Hayakawa pensiun dari jabatannya sebagai rektor Universitas San Fransisco ketika berusia 70 tahun, dan kemudian terpilih sebagai angggota Senat, Casey Stengel tidak ingin pensiun dari jabatannya sebagai manajer N-Y Mats hingga dia mencapai usia 75 tahun.

Demikianlah soal usia, semuanya adalah soal persepsi. Sayangnya, dalam hidup ini, soal usia ini, seringkali kita jadikan alasan. Gagal, seringkali kita cari alasan pada soal usia. Tidak mendapat kesempatan, seringkali pula usia yang dijadikan alasannya. Memang saat ini banyak organisasi dan perusahaan yang membatasi usia tertentu yang dianggap masih produktif. Ini adalah bagian dari aturan dalam perusahaan. Namun, semuanya kembali kepada diri kita sendiri.

Apakah kita menerima begitu saja aturan itu dan memberlakukannya dalam hidup kita? Kenyataannya, kita bisa melanggar aturan usia ini dalam soal kesuksesan pribadi. Tua, bukanlah inti masalahnya. Inti masalahnya adalah soal bagaimana kita mau belajar, berjuang, menggali pengalaman serta membangun kebijaksaan dalam hidup.

Di usia berapa pun, kita punya kesempatan mencoba, tidak perlu menyerah dan tetap punya peluang untuk sukses. Sukses, akhirnya, ada pada keinginan dan usaha Anda, bukan pada usia kita.

Tak harus lemah

Siapa bilang bahwa tua harus lemah? Realita menunjukkan bahwa tua tidaklah identik dengan lemah tak berdaya. Namun, acapkali kita mendengar bagaimana orang yang sudah tua, menggunakan ketuaannya sebagai alasan untuk ketidakproduktifann ya, untuk kealpaannya serta kekhilafannya.

Usia dalam kenyataannya bukanlah suatu pengambat untuk meraih yang lebih tinggi. Usia pun bukan kendala dalam hal karier dan kerja. Malahan, rambut putih adalah simbol kebijaksanaan dan pengalaman yang sangat berharga.

Orang Jepang sangat menghargai senioritas. Jabatan tertentu di perusahaan Jepang kadang disediakan hanya bagi mereka yang diprediksi telah berambut putih, lambang kematangan.

Mereka percaya bahwa pengalaman akan membuat orang menjadi dewasa. Ada tunjangan khusus bagi yang lama bekerja. Loyalitas dan usia, dihargai oleh mereka.

Celakanya, tidak semua orang tua menjadi matang. Banyak orang yang tua secara usia, namun secara mental, masih terbelakang. Orang ini tua secara badaniah namun sayang, kearifan serta kematangan tidak menyertainya. Tak heran jika ada pepatah, banyak orang menjadi tua tanpa pernah menjadi dewasa. Masalahnya, ketuaan tidaklah selalu samadengan kematangan. Nah, bagaimana membangun jiwa yang terus-menerus muda?

Always have fun

Laughter is the best medicine. Mungkin humor dan gembira, tidaklah lantas membuat penyakit dan permasalahan kita lenyap total. Tetapi dengan melihat hidup dari sisi yang ceria, hidup terasa menjadi lebih nikmat.

Lagipula, masalah hidup tidak pernah akan selesai. Ibarat gelombang, setelah surut, akan muncul pasang yang lain. Tetapi hati yang gembira adalah ibarat selancar yang membuat kita dapat menjalani segala pasang surut lautan kehidupan dengan rasa damai.

Itulah sebabnya mereka yang berusia panjang, cenderung memiliki rasa humor yang baik dalam hidupnya.

Hidup kini dan di sini

Kehidupan bukanlah melulu soal usia. Bruce Lee membuktikan bahwa meskipun hidupnya pendek, namun dia dikenang dengan kontribusinya yang luar biasa bagi martial arts, seni bela diri.

Itu sebabnya asalah satu rahasia awat muda yang lain adalah menikmati hidup kini dan di sini. Kuncinya terletak pada kerelaan kita melepaskan masa lampau serta tidak terlalu banyak khawatir akan masa depan. Seperti kata Bruce Lee, “Yang penting bukanlah seberapa panjang Anda hidup. Tetapi bagaimana Anda hidup itulah yang penting”. Nikmatilah tarikan napas Anda sekarang, itulah realita terpenting saat ini.

Fisik dan mental

Jangan membiarkan pikiran ataupun fisik menjadi terlalu lama beristirahat dan diam. Janganlah fisik kita, pikiran yang terlalu lama didiamkan pun akhirnya akan melemah.

Konon, sumber penurunan daya otak yang terpenting adalah karena membiarkan otak kita tidak bekerja sama sekali, atropi. Fisik kita pun mestinya senantiasa bergerak pula. Para dokter dan paramedis tahu, jika fisik dibiarkan terlalu lama di suatu tempat tanpa bergerak maka akan mulai muncul borok di badan.

Kenyataan pula, mereka yang berusia panjang ternyata masih memiliki kesibukan dan masih menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan di usianya yang telah menjelang Maghrib.

Jadi, benarlah kata iklan yang berbau motivasi, “Menjadi tua itu pasti. Tetapi, menjadi muda itu soal pilihan”.