DAFTAR PESERTA PELATIHAN DESAIN WEB

Berikut ini daftar Peserta Training desain Web Berbasis Blog di Webschool Islamiyah Sayang : Azmi Farhaniyah (MTs),Gan Dandi Jumhur (MTs), Fasda Finazar (MTs), Cepi Saepudin (MAK), Ade Supriatna (KT), Rani Anjani (Ponpes), Rina Purnamasari (SMA),Irvan Ramdhan (Umum), Doni Aji Ramadhan (SMA), Asep Salamudin (Umum), Agung Mulyana (SMK), Imas Aisyah (MAK), Himawati (MAK), Resa Fitri Utami (MAK), Lilih Solihat (RM),Siti Komalasari (MAK), Siti fatimah (Ponpes), Sayidah Zahra (RM), Zamzam Saepulrohman (MAK), Abdul Kholik (NGO),Deni Zauji (KT), Irfan Anwar (MAN), Deni Agung (MAK), Yanto (MAK),Dwi Novaswanty (MAK), Resa (MAK), Lela (MAK),Miftahudin (MHS), Indra (MAK), Ajat Sudrajat (MHS),Rusli (MHS),Imas Bank Muamalat (MHS), Ma'mun (StafTU),Herdi (Desa)......

Untuk Angkatan I Masih menerima Pendaftaran sebanyak 15 orang lagi.
Hubungi Kontak Person panitia : 0263-5053851

Jadwal Pelatihan Desain Web Angkatan I :







Tanggal 6 Oktobe
r 2007 - Opening Ceremonial and Workshop
Tanggal 7 Oktober 2007 - Praktek Internet dan Desain Blog
Tanggal 8 Oktober 2007 - Praktek Internet dan Desain Blog
Tanggal 9 Oktober 2007 - Praktek Internet dan Desain Blog

Angkatan Ke - 2 akan dilaksanakan khusus untuk para perangkat desa dan akan dilaksanakan pada :



HDHT CARI INSTANSI/PERUSAHAAN PENDUKUNG



Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

HDHT bagi kalangan munsyid di Cianjur  grup nasyid ini memperoleh hati disetiap penggemarnya apalagi setelah vocalisnya membawakan sebuah senandung yang membawa kedamaian dan ketentraman......ya iyalah namanya juga HDHT......untuk diketahui saja HDHT adalah sebuah akronim yang berarti Hati Damai Hidup Tenteram (HDHT) siapasih yang gak mau HDHT semuanya menginginkan HDHT, memimpikan HDHT dan mengharapkan HDHT.

Mudah-mudahan nama tersebut menjadi do'a  bagi seluruh personil HDHT diantaranya; Wildan taufik Hidayat, Hendar Munandar, Andi Hidayat,  Dedi Mulyadi, Muhammad Ihsan Yudi Putra yang semuanya asli berdomisili di Kabupaten Cianjur Jl. Prof Moh Yamin No. 110 Sayang Cinajur dan saat ini di manage oleh Asep Moh. Muhsin.

Sebagai Informasi HDHT saat ini sedang nyari Orang Tua Asuh buat mengembangkan bakat bermusiknya dan meramaikan blantika musik nasyid nasional di Tanah Air, jika diantara pembaca ada yang peduli terhadap mereka untuk mengembangkan seni dan syi'ar islam, HDHT akan berdoa semoga beliau menjadi bagian dari HDHT (Hati Damai Hidup Tenteram). Amin
 

ABRAHAM LINCOLN, TAHUKAH ANDA ?


Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Ada seorang anak perempuan kecil yang bernama Grace Bedell,dan tinggal di New York. Saat berusia 11 tahun, dia menulis surat kepada seorang pria yang sangat terkenal. Surat ini berisi permintaan agar si pria tersebut memelihara jenggot. Grace menganggap wajah pria itu terlalu kurus, dan pria itu akan tampak lebih baik apabila berjenggot.

Suatu hari, ketika pria ini datang ke kota Grace, yaitu Kota New York, dengan naik kereta api, dia minta untuk bertemu dengan Grace. Grace pun pergi menemuinya, dan ketika pria itu melihat Grace, dia kemudian mencium Grace dan berkata, "Kamu lihat sendiri kan, aku membiarkan jenggot ini tumbuh untukmu, Grace."

Siapakah pria ini? Anda mungkin sering melihat gambar atau fotonya. Namanya tidaklah asing bagi anda, yaitu Abraham Lincoln, salah satu Presiden Amerika Serikat yang paling terkenal.

Anda dapat membayangkan betapa gembiranya Grace, karena seorang presiden mau Mendengarkannya. Bahwa surat seorang anak perempuan kecil, Grace, mampu mengubah sejarah.

HANYALAH SEMENTARA

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Ada kalanya tiba masa-masa sulit; yang membuat hidup serasa penuh kepedihan dan keluh kesah. Namun, pada saatnya jua tibalah masa-masa kegembiraan; yang membuat hidup terasa
ringan dan terang. Tanpa sadar bibir kita basah dengan senyuman. Sesungguhnya, kesedihan, kegembiraan, kekecewaan, keriangan dan emosi-emosi lain hanyalah sementara. Sebagaimana sesaatnya malam ditelan siang. Tak selamanya kesedihan dan kegembiraan melanda anda. Semua itu datang silih berganti, tanpa selalu dapat dinanti.

Yang perlu anda pahami adalah kesementaraan ini. Kesementaraan menunjukkan bahwa emosi-emosi itu bukanlah milik anda. Ia hanya sebuah tawaran dari alam yang menuntun tindakan dan sikap anda. Ia bukanlah anda. Saat gembira sadarilah kegembiraan itu. Saat sedih pahamilah kesedihan itu. Saat anda penuh dengan kesadaran akan emosi anda, saat itu anda bersentuhan dengan jiwa yang tenang milik anda.

TENTANG WAKTU

Hidup Extra Manfaat...Surga Tempat Kembali

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masamuda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.

Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa
berarti.

Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.

Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga.

LEBIH DARI SEKEDAR UCAPAN

Seorang anak merengek minta dibelikan jagung bakar. Dengan sedikit enggan ibunya mengulurkan selembar uang dan mengawasinya dari kejauhan. Lalu si anak dengan tekun
mengikuti gerak-gerik nenek tua penjual jagung bakar memainkan kipas bambunya. Mata kanak-kanaknya membulat terheran-heran pada pletikan biji jagung, asap, serta harum yang tertebar kemana-mana. Sedangkan nenek tua berpakaian lusuh itu tersenyum melirik anak kecil yang jongkok di sebelahnya. Mata tuanya meredup melayang entah kemana. Sesekali dicubitnya pipi anak itu. Kemudian diberikannya jagung bakar itu pada anak yang sedari tadi
berharap-harap takjub, katanya, "Ambil saja buatmu nak. Tak usah dibayar." Si ibu mengucapkan terima kasih lalu berkata pada sang ayah, "Lumayan, kita dapat rejeki satu jagung bakar." Lalu mereka meninggalkan taman kota itu dengan kendaraan roda empat mereka.

Tunggu dulu wahai ibu! Mengapa kau menyebutnya sebagai rejeki? Bukankah dengan demikian si nenek tua itu malah kehilangan sebagian penghasilannya yang tak seberapa?
Tidakkah kau terpanggil untuk membalas pemberian itu dengan sesuatu yang lebih dari sekedar kata terima kasih? Memang, menerima selalu menyenangkan. Namun, memberi dengan sikap tulus lebih membahagiakan. Tahukah kau, wahai ibu, hati nenek tua itu teramat terang; jauh lebih terang dari lampu yang menerangi temaram senja ini.

KUATNYA SEBONGKAH HARAPAN

Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli. Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?

"Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon
meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi dunia".

MULAILAH MEMBERI

Bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan anda. Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan anda. Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri anda. Jangan masukkan ke dalam hati. Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. Anda tak perlu memasukkan itu ke dalam hati. Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah anda. Ringankan hidup anda dengan memberi pada orang lain. Semakin banyak anda memberi semakin mudah anda memikul hidup ini.

Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa anda berikan pada dunia ini. Pasti ada alasan kuat mengapa anda hadir di sini. Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung anda. Keberadaan anda bukan untuk kesia-siaan. Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah. Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Alangkah hebatnya anda dengan segala kekuatan yang tak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia. Itu hanya terwujud bila anda mau memberikannya.

PELAJARAN DARI SANG KODOK


Sekelompok kodok sedang berjalan jalan melintasi hutan, dan dua di antara kodok tersebut jatuh kedalam sebuah lubang. Semua kodok kodok yang lain mengelilingi lubang tersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut, mereka berkata pada kedua kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati. Kedua kodok tersebut mengacuhkan komentar-komentar itu dan mencoba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati.

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap
melanjutkan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok tsb berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kencang dan akhirnya berhasil.

Ketika dia sampai diatas, ada kodok yang bertanya, "Apakau tidak mendengar teriakan kami?". Lalu kodok itu (denganmembaca gerakan bibir kodok yang lain) menjelaskan bahwa ia tuli. Akhirnya mereka sadar bahwa saat di bawah tadi mereka dianggap telah memberikan semangat kepada kodok tersebut.

Renungan :

Kekuatan hidup dan mati ada di lidah. Kekuatan kata-kata yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" justru dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka
dalam menjalani hari-hari.

Kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang "jatuh" dapat membunuh mereka. Hati hatilah dengan apa yang akan diucapkan. Suarakan 'kata-kata kehidupan' kepada mereka yang sedang menjauh dari jalur hidupnya. Kadang- kadang memang sulit dimengerti bahwa 'kata-kata kehidupan' itu dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan.

Semua orang dapat mengeluarkan 'kata-kata kehidupan' untuk membuat rekan dan teman atau bahkan kepada yang tidak kenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari keputus-asaanya, kejatuhannya, ataupun kemalangannya.

Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa dan jatuh.

LIMA PERATURAN EMAS UNTUK MERAIH SUKSES

Artikel ini saya buat khusus untuk sahabat-sahabat aku yang gila cinta, saking sayangnya pada keluarga dan anak serta isteri dan orantua, mereka mampu membuat sebuah keputusan untuk  berubah dari titik Nol menjadi Hero. Simak artikel ini dengan baik.....

Pada waktu saya berusia sebelas tahun , saya diminta untuk turut  menjual sapulidi  untuk keperluan rumah tangga. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan uang  guna menghadapi sebuah perkemahan di tingkat Kabupaten bagi regu pramuka saya saat itu. Pembina Pramuka saya usianya sudah agak lanjut , Tetapi ia orang yang sangat baik dan bijak, ia sempat mengajarkan suatu rahasia kepada saya  ; saya menyebutnya sebagai hukum sebab akibat. Saya telah menerapkan hukum  ini. Sekarang saya jamin  bahwa siapa saja yang  mempraktekannya maka akan bewrhasil. Saya akan mengajarkannya  kepada anda hukum ini persis seperti saat saya menerima pelajaran ini. Keberhasilan  adalah merupakan permainan . Semakin anda sering bermain, semakin sering pula anda  memenangkannya. Dan semakin sering anda memenangkannya, semakin sukses pula anda dalam permainannya.

Marilah Kita terapkan Peraturan ini kedalam  Dunia Networking

Efek yang kita dapatkan kalau kita lebih banyak mengajak orang bergabung, adalah semakin banyak  pula orang yang  bergabung. Semakin sering kita melakukan hal tersebut , semakin baik pula kita meminta  mereka untuk bergabung. Ini artinya, Anda perlu untuk mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk bergabung dengan anda.


PERATURAN 1
TEMUILAH LEBIH BANYAK ORANG

Hal ini merupakan peraturan yang paling penting , Bicaralah kepada siapa saja  yang ada d hadapan anda , tentunya yang posisinya kira-kira memungkinkan  untuk mendengar apa  yang anda katakan. Jangan pula anda bersikap  bagaikan seorang pengocok kartu, Artinya,  Anda pilih dulu prospek-prospek  yang menurut perkiraan  Anda baik. Kalau anda mencari prospek  dari daftar prosfek sambil mengatakan "..........ah ini terlalu tua.....terlalu muda.....terlalu kaya....terlalu miskin....terlalu pintar....terlalu jauh rumahnya...." dan lain sebagainya dan dipastikan anda akan GAGAL.
Pada tahap awal merintis jaringan ini anda harus mau berbicara , hal ini penting karena anda  perlu latihan. Kalau anda mau bicara kepada setiap orang  tentang bisnis ini, hukum rata-rata akanm membuktikan bahwa anda akan BERHASIL
Hanya tingga menghitung saja sejauh mana tingkat  keberhasilannya, dengan cara meningkatkan aktifitasnya, tidak akan ada satu masalah pun yang datang yang tidak bisa dicari jalan keluarnya . Ini artinya adalah  Kalau Anda merasa putus  asa karena tidak  tahu akan berhasil  atau tidak maka anda cukup meningkatkan dua kali lipat jumlah presentasi yang anda lakukan , seklai lagi yang harus anda lakukan sekarang adalah  BICARALAH KEPADA SETIAP ORANG.

PERATURAN KE 2
TEMUILAH SEBANYAK MUNGKIN ORANG


PERATURAN KE 3
TEMUILAH SEBANYAK MUNGKIN ORANG

PERATURAN KE 4
GUNAKANLAH HUKUM RATA-RATA

PERATURAN KE 5
TINGKATKAN ANGKA RATA-RATA ANDA


bersambung..................... 

MARI KITA BERBICARA DENGAN BAHASA HATI

Asep Muhsin dalam kesempatan ini ingin mengajak kepada semua sahabat-sahabatku yang aku kenal maupun tak aku kenal fahamilah bahwa Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapatajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam
menjalani segala sesuatunya.Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan ata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang
jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada
keberhasilan anda.

KEKAYAAN, KESUKSESAN DAN CINTA

Uang bukan segala-galanya, tapi segalanya harus menggunakan uang

Sebuah pilihan yang sangat sulit ketika kita berada dalam posisi yang tidak menguntungkan, tapi Subhanalloh cerita yang satu ini mengajak kita menggunakan hati untuk memilih…Kekayaan, kesuksesan, dan Cinta…mana yang harus kita pilih…..

--------------------------------------------------------------------------------

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang? Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar. "Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.

Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, katapria itu. Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. "Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan."Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria itu berkata, "Nama dia Kekayaan,"katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.

Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. "Ohho...menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. "Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta. Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita.

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. "Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.

Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. "Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. "Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini

AYAH JUGA LUPA

AYAH JUGA LUPA artikel ini saya temukan saat membaca buku tentang Berjiwa Besar betapa luar biasanya artikel ini mengajak kita untuk merenung sejenak tentang apa yang telah kita lakukan kebelakang,sekalipun anda belum berkeluarga simak kisah ini dengan seksama..! ..............mulai baca
Dengar, Nak : Ayah mengatakan ini pada saat kau terbaring tidur, sebelah tangan kecil merayap dibawah pipimu dan rambutmu yang keriting pirang lengket pada dahimu yang lembap. Ayah menyelinap masuk seorang diri kekamarmu. Baru beberapa menit yang lalu, ketika Ayah sedang membaca Koran diruang perpustakaan, satu sapuan sesal yang amat dalam menerpa. Dengan perasaan bersalah ayah datang masuk menghampiri pembaringanmu.

Ada hal – hal yang ayah pikirkan, Nak : Ayah selama ini bersikap kasar kepadamu. Ayah membentakmu ketika kau hendak berpakaian pergi ke sekolah karena kau Cuma menyeka mukamu sekilas dengan handuk. Lalu Ayah lihat kau tidak membersihkan sepatumu. Ayah berteriak marah tatkala kau melempar beberapa barangmu ke lantai.

Saat makan pagi Ayah juga menemukan beberapa kesalahan. Kau meludahkan makananmu. Kau meletakan sikumu diatas meja. Kau mengoleskan mentega terlalu tebal di rotimu. Dan begitu kau baru mulai bermain dan Ayah berangkat mengejar kereta api, kau berpaling dan melambaikan tanganmu sambil berseru, “Selamat jalan, ayah!” dan Ayah mengerutkan dahi, lalu menjawab, “Tegakkan dahimu!”

Kemudian semua itu berulang lagi pada sore hari. Begitu ayah muncul dari jalan, Ayah segera mengamatimu dengan cermat, memandang hingga lutut, memandangmu yang sedang bermain kelereng. Ada lubang – lubang pada kaus kakimu. Ayah menghinamu didepan kawan-kawanmu, lalu menggiringmu untuk pulang kerumah. Kaus kaki mahal – dan kalau kau yang harus membelinya, kau akan lebih berhati-hati! Bayangkan itu, Nak, itu keluar dari pikiran seorang Ayah!

Apakah kau ingat, nantinya, ketika ayah sedang membaca diruang perpustakaan, bagaimana kau datang dengan perasaan takut, dengan rasa terluka dalam matamu? Ketika ayah terus memandang Koran, tidak sabar dengan gangguanmu, kau jadi ragu-ragu didepan pintu. “kau mau apa?” semprot Ayah.

Kau tidak berkata sepatahpun, melainkan berlari melintas dan melompat kearah Ayah, kau melemparkan tanganmu melingkari leher saya dan mencium Ayah, tangan – tanganmu yang kecil semakin erat memeluk dengan hangat, kehangatan yang telah Tuhan tetapkan untuk mekar dihatimu dan yang bahkan pengabaian sekalipun tidak akan mampu melemahkannya. Dan kemudian kau pergi, bergegas menaiki tangga.

Nah, Nak, sesaat setelah itu Koran jatuh dari tangan Ayah, dan satu rasa takut yang menyakitkan menerpa Ayah, kebiasaan apa yang sudah ayah lakukan? Kebiasaan dalam menemukan kesalahan, dalam mencerca – ini adalah hadiah ayah untukmu sebagai anak lelaki. Bukan berarti ayah tidak mencintaimu ; ayah lakukan ini karena ayah berharap terlalu banyak dari masa mudamu. Ayah sedang mengukurmu dengan kayu pengukur dari tahun – tahun ayah sendiri.

Dan sebenarnya begitu banyak hal yang baik dan benar dalam sifatmu. Hati munggil milikmu sama besarnya dengan fajar yang memayungi bukit-bukit luas. Semua ini kau tunjukan dengan sikap spontanmu saat kau menghambur masuk dan mencium Ayah sambil mengucapkan selamat tidur. Tidak ada masalah lagi malam ini, Nak. Ayah sudah datang ketepi pembaringanmu dalam kegelapan. Dan ayah sudah berlutut disana, dengan rasa malu!

Ini adalah sebuah rasa tobat yang lemah; ayah tahu kau tidak akan mengerti ini kalau ayah sampaikan kepadamu saat kau terjaga. Tapi esok hari Ayah akan menjadi ayah sejati! Ayah akan bersahabat karib denganmu, dan ikut menderita ketika kau menderita, dan tertawa bila kau tertawa. Ayah akan menggigit lidah Ayah kalau kata-kata tidak sabar keluar dari mulut ayah. Ayah akan terus mengucapkan kata ini seolah-olah sebuar ritual: “Dia Cuma seorang anak kecil—anak laki-laki kecil!

Ayah sudah khawatir sudah membayangkanmu sebagai seorang lelaki. Namun, saat ayah memandangmu sekarang, Nak,meringkuk berbaring dan letih dalam tempat tidurmu, Ayah lihat bahwa kau masih seorang bayi. Kemarin kau masih dalam gendongan ibumu, kepalamu berada dibahu ibumu. Ayah sudah meminta terlalu banyak, sungguh terlalu banyak.

Sebagai ganti dari mencerca orang, mari kita coba untuk mengerti mereka. Mari kita berusaha mengerti mengapa mereka lakukan apa yang mereka lakukan. Hal itu jauh lebih bermanfaat dan menarik minat daripada kritik; dan melahirkan simpati, toleransi dan kebaikan hati. “Untuk benar – benar mengenal semua, kita harus memaafkan semua.”

Seperti yang dikatakan Dr. Johnson: “Tuhan sendiri tidak menghakimi orang sehingga tiba pada akhir hari-harinya.”

Mengapa saya dan anda harus melakukannya?